PALEMBANG,HS – Perekonomian Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2017 mencapai Rp 383,76 Triliun.
Dengan angka tersebut, berarti Perekenomian Sumsel tahun 2017 tumbuh sebesar 5,51 persen, naik dari tahun 2016 yakni sebesar 5,04 persen.

“Angka ini lebih dari capaian Nasional yang hanya tumbuh sekitar 5,07 persen”, ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Sumsel Yos Rusdiansyah, ketika di jumpai dikantornya, Senin (05/02).

Dilihat dari PDRB Provinsi Sumsel menurut lapangan usaha, tumbuhnya ekonomi Sumsel tahun 2017 didominasi oleh tiga lapangan usaha yaitu sektor industri Pengelohan sebesar 19,52 persen, Pertambangan dan Penggalian 19,09 persen, dari sektor pertanian, kehutanan, dan Perikanan sebesar 15,86 persen.
“Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sumsel tahun 2017, Industri pengolahan memiliki pertumbuhan sebesar 1,23 persen, diikuti pertambangan dan penggaliam sebesar yang tumbuh 1,14 persen dan kontruksi sebesar 1,03 persen,” tuturnya
Sementara itu untuk pertumbuhan, terjadi disemua sektor usaha dengan pertumbuhan tertinggi dicapai sektor usaha Kontruksi yang tumbuh 8,92 persen di tahun 2017.

“Selain itu di sektor usaha informasi dan komunikasi juga tumbuh sebesar 8,43 persen serta sektor usaha tranportasi dan pergudangan ikut tumbuh 8,37 persen tahun 2017 ini,” pungkasnya

Dengan naiknya pertumbuhan ekonomi Sumsel tahun 2017, berarti membuktikan bahwa setiap tahunya perekonomian Sumsel selalu naik. Dari tahun 2015 pertumbuhan ekonomi Sumsel sebesar 4,42 persen, naik di tahun 2016 menjadi 5.04 persen dan di tahun 2017 kembali naik menjadi 5.51 persen.
“Untuk tahun 2018, Saya berharap capaian ini terus meningkat apalagi di tahun ini Sumsel akan menyelenggarakan dua agenda besar Asian Games dan Pilkada,” katanya
 
Lanjut Yos, usaha Perhotelan dan Tranportasi menjadi sektor yang akan meningkat pertumbuhanya karena akan banyak Wisatawan Asing (Wisman) dan Wisatawan Nusantara (Wisnus) yang akan mengunjungi Sumsel khusunya di kota Palembang selama pergelaran Asian Games nanti.
“Tentu kita harapkan dengan adanya Asian Games bisa menjadi pemicu naiknya perekonomian Sumsel. Lihat saja waktu kita menjadi tuan rumah Sea Games, ditahun itu pertumbuhan ekonomi meningkat pesat di banding tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Apalagi ketika penyelenggaraan pilkada nanti, tambah Yos, akan banyak usaha yang akan meningkat seperti usaha Percetakan dan Konsumsi.
“Untuk Nasional ditahun ini memiliki target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen. Semoga dengan adanya kedua agenda besar ini (Asian Games dan Pilkada-red) kita bisa melebihi target pertumbuham ekonomi Nasional,” jelasnya