PALEMBANG,HS – Pandemi Corona yang terjadi hampir satu bulan terakhir di Indonesia menyebabkan berbagai krisis bagi masyarakat salah satunya krisis ekonomi.

Tak ayal banyak masyarakat yang mulai mengeluh karena usahanya tutup dan banyak karyawan yang di PHK. Disisi lain kebutuhan rumah tangga semakin meningkat disebabkan himbauan pemerintah untuk tetap di rumah saja.

Salah satunya Dedi, mantan ketua RW 07 Kelurahan Tangga Takat Seberang Ulu II yang mengadukan kondisi warganya kepada Anggota DPRD kota Palembang, Akbar Alfaro.

“Sesuai dengan himbauan pemerintah untuk di rumah bae lah kami sampaikan ke warga, tapi dak biso dipungkiri dampak ekonomi ini jelas nian kami rasakan. Okelah PLN kita gratis, meskipun mati idup. Bapak kan wakil kami di dewan, biso dak pak tolong ejoke samo direksi PDAM minta 3 bulan bae pak banyu kito digratiskan. Jadi dapat meringankan langsung” ujarnya saat mengadukan aspirasinya kepada Akbar Alfaro.

Aduan tersebut langsung ditanggapi oleh Akbar Alfaro bahwa dirinya akan memperjuangkan aspirasi ini sampai terealisasi.

“Pak, terkait PDAM. Tanpa bapak sampaikan telah kami pikirkan juga, termasuk hal-hal lain yang berisisan langsung dengan hajat hidup masyarakat. Aku sampaikan bahwa PDAM akan menggratiskan banyu untuk masyarakat. Kita perjuangkan sampai terealisasi pak,” tegas Alfaro

Selang beberapa hari dari dengar aspirasi tersebut, tepatnya hari ini telah resmi keluar edaran dari pemkot yang berisi pernyataan bahwa PAM akan digratiskan.

“Alhamdulillah nian pak Alfaro. Terimo kasih telah mendengarkan keluh kesah kami. Dikondisi seperti ini, pengeluaran yang kayak inilah yang pusing kami pikirke. Tapi alhamdulillah diperjuangkan pak Alfaro” jelasnya.

Untuk diketahui bersama, bahwa secara resmi Pemkot telah mengeluarkan surat edaran, no 22/SE/V/2020 tentang pemberian insentif/stimulus bagi pelaku usaha dan masyarakat kota Palembang, yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama pandemi corona ini.(***)