Muratara,HS- Pada Musrenbang tingkat Kecamatan di Kecamatan Rawas Ulu, Musi Rawas Utara, Kepala DLHP H Alfirmansyah mengatakan keruhnya air sungai Rawas disebakan oleh oknum warga yang melakukan dompeng di hulu sungai.

Ia menjelaskan, hal itu juga tidak bisa ditandatangani pihaknya, namun harus ke propinsi. Oleh karena itu ia mengharapkan kepada seluruh warga agar sama sama menjaga kelestarian lingkungan.

“bagi warga yang merasa resah silakan lapor. Misalkan pelapornya ada, oknum dompengnya ada. Buat selengkapnya, “katanya

“sudah saya lakukan cross chek dan memang ada aktivitas dompeng oleh oknum warga di hulu sungai, “katanya, kemarin

Namun, Dijelaskan Apek (nama panggilan) pihaknya hanya sebatas menghimbau dan tidak bertindak. Akan tetapi jika masyarakat merasa resah silakan lapor kepada yang berwajib.

“Kami sebatas menghimbau agar kegiatan itu dihentikan.”ajaknya

Camat Rawas Ulu Ir Asim Nurdin mengatakan kebenaran tersebut, tetapi tidak semua warga melakukan aktivitas Peti dimaksud. Hanya beberapa oknum saja.

“keruh sungai rawas secara global disebabkan hujannya hulu sungai, sehingga debet air meningkat, dan pada saat yang bersamaan air hujan membawa tanah kuning, “ucapnya

Ditambah Asim, secara personal, pemerintahan Kecamatan sudah memberikan arahan, masukan agar aktivitas dompeng di hentikan. Hanya itu, Karena yang mempunyai tufoksi DLHP propinsi.

Ditempat yang sama, Arpan (38) Warga Rawas Ulu, mengatakan agar pemerintah daerah (Pemda) melalui instansi berkoordinasi dengan pihak propinsi.

“Karena DLHP harus bergerak, ngomong ke propinsi. Karena kalau himbau himbau bae, angin lewat, “ucapnya

Sambungnya, itu harapan kita selaku warga yang menggunakan air tersebut. Kita keras bukan benci, karena kita ingin Muratara makmur masyarakatanya. Elok pemerintahnya.