PALEMBANG,HS – Rel Untuk Light Rail Transit (LRT) Kota Palembang sudah ada dan beratnya mencapai 3200 ton atau 1680 batang Dari total keseluruhannya rel LRT mencapai sekitar 6 ribu ton.

Hal ini diungkapkan oleh Kabid Perkeretaapian Dinas Perhubungan (Dishub) Sumsel, Afrian Joni, diruang kerjanya Dishub Sumsel kamis (18/5),

“Sisa rel sekitar pertengahan bulan juni sebanyak 3700 batang,” ujarnya

Dia menambahkan, pengadaan rel kereta LRT dilakukan atas kerjasama dari PT Waskita dengan PT Berlian. Sementara itu, pemasangan rel dilakukan oleh PT Cina Hurber.

“Kemungkinan selesai pemasangan rel Maret (2018),” ujarnya.

Menurutnya, akan dilakukkan uji coba kelayakan jalan pada April-Juni 2018, dengan rencana awal sebanyak 8 transit. Dengan rincian, 2 transit pada April 2018. Setelah itu secara bertahap satu per satu transit. Sehingga 6 transit terpenuhi.

“Bulan Juli (2018) direncanakan 6 transit dioperasionalkan, dan 2 transit dijadikan cadangan,” ungkapnya.

LRT Kota Palembang direncanakan akan mempunyai frekuensi perjalan sebanyak 108 kali perhari, dengan jam operasional dari Pukul 05.00 WIB sampai dengan Pukul 23.00 WIB.

LRT Kota Palembang yang mempunyai panjang lintasan dari Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badarrudin (SMB) II Palembang sampai dengan Stasiun OPI Mall mempunyai panjang lintasan sekitar 22,9 KM dengan 11 stasiun.

“Waktu perjalan 44 Menit (Stasiun SMB II Palembang-Stasiun OPI Mall). Lama berhenti di setiap stasiun antara 1 menit, lama berhenti di stasiun SMB II dan OPI Mall 10 menit,” paparnya.

“Kapasitas angkut per hari sekitar 48.060 orang, dengan asumsi per trasit 455 orang per kereta (gerbong),” tambahnya.(MDN)