Palembang,Haluansumatera.com-Sekitar 30 ribu dianggarkan untuk siswa-siswi SD dan SMP akan menerima kartu Palembang Cerdas yang akan dilounching dalam waktu dekat ini. Hal ini diungkap Kepala Kepala Bidang SMP Disdik Kota Palembang Drs.H.Herman Wijaya, M.Si,saat dibincangi usai menggelar halal bihalal dikediamannya,Minggu, (9/6/2019).

“ Saat ini masih tahap pendataan, yang jelas yang menerima ini merupakan anak dari keluarga tidak mampu. Mudah-mudahan pengumpulan data cepat selesai,” katanya
Dia juga mengatakan dana yang diberikan kepada siswa pemegang kartu tersebut selama satu tahun lebih kurang Rp 700 ribu persiswa.

“Setiap 6 bulan yang akan diterima siswa ini sebesar Rp 350 ribu, akan dibagi 60 persen untuk SD dan 40 persen untuk siswa SMP dari 30 ribu siswa yang dipersiapkan,” jelasnya.

“KPC ini awalnya adalah bantuan sekolah gratis, atau bantuan operasional sekolah daerah (BOSDA). Saat ini diubah lebih spesifik lagi menjadi KPC. 

Dengan program ini saya rasa banyak yang akan terbantu, karena selama ini kegunaannya bantuan ke sekolah, sekarang langsung menyasar siswa,” katanya. 

Sementara itu, alasan kenapa dialihkan dari bantuan operasinal menjadi bantuan kepada individu siswa, Herman mengatakan karena bantuan BOSDA yang diberikan selama ini berbarengan atau bersamaan dengan pemberian dana BOS dari pusat. 

“Kepala sekolah ini membuat laporannya jadi  tumpang tindih antara keduanya. Dari pada menjadi permasalahan dan juga kurang efektif makan BOSDA akan dialihkan ke KPC,” katanya.

Pihaknya juga menargetkan program KPC ini akan mulai berjalan tahun ajaran baru, selambat-lambatnya pertengahan ajaran baru tahun 2019-2020 ini. “Insya Allah program ini akan di launching lansung oleh Walikota Palembang,” ujarnya.

“Dan bentuk yang akan dibagikan adalah berupa kartu tabungan, yang sudah bekerja sama dengan bank daerah. Jadi kami rancang semacam e-money juga bisa jadi kartu pelajar, sekaligus bisa jadi simpanan,” katanya.

Sama halnya dengan KIP, KPC ini bisa digunakan untuk membeli seragam sekolah, sepatu, tas, serta kelengkapan alat tulis dan sebagainya. 

“Soal pendataan juga akan kami perketat, akan bekerjasama dengan pihak kelurahan. Kami juga ingin yang menerima KPC ini benar-benar tepat sasaran,agar supaya siswa yang benar-benar tidak mampu mendapatkanya,” pungkasnya. (hsb)