imagesPALEMBANG, HS ­­-Agar para peserta didik (santri) dapat mengkondisikan diri sehingga lebih rileks, tenang dan santai dalam belajar sehingga para santri agar lebih mudah menerima dan menghafal bagi para santri Tahfizd, Kepala KUA Bukit Kecil Hendra Wijaya, S.Ag M.Pd.I gunakan metode hipnosis kepada para santri rumah Singgah Tahfidz KUA bukit kecil.

“Metode ini dapat diterapkan kepada para peserta didik agar lebih mudah dalam menyerap ilmu yang mereka sampaikan.” Jelasnya.

Namun perlu diingat, tambah Hendra, memang metode ini dapat membantu belajar tapi tidak bisa menjadikan peserta didik langsung pandai secara instan, tetap diperlukan belajar dengan giat.

Metode ini dapat membantu dalam mepersiapkan proses belajar mengaja agar lebih fokus dengan arah yang jelas dan untuk menambah kepercayaan maupun motivasi belajar Dengan pola komunikasi yang efektif melalui hypnosis dan teknik pengasuhan yang benar kepada anak, perkembangan mental anak menjadi lebih baik dan meningkatkan prestasinya selain untuk mengatasi berbagai masalah yang sering terjadi pada anak-anak seperti suka mengganggu(bullying), minder, sulit makan, suka membantah, dan lain-lain.

Sebagai Informasi Hypnosis adalah teknik untuk menembus atau memperkecil peran dari critical area/ critical factor/ RAS sehingga informasi dapat lebih mudah memasuki pikiran/ alam bawah sadar.

Pada dasarnya, belajar hypnosis adalah belajar berbasis otak(pemberdayaan pikiran) atau belajar mind technology(teknologi pikiran). Di negara-negara maju di dunia, pelatihan berbasis teknologi pikiran sudah banyak diterapkan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia karena terbukti sangat efektif dan efisien yang dapat memberikan dampak secara berkesinambungan(Hsn)