KAYUAGUNG, H.S– Menjelang magrib ajal menjemput Mardia binti Hasan alias Sondi (45) warga Kelurahan Kuta Raya Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Sepeda motor yang ditumpangi korban dilindas oleh truk fuso B 9177 BDA.

Akibat peristiwa tersebut, Jumat (9/11/2018) pukul 17.30, korban yang dibonceng oleh suaminya Burlian (55) tewas di tempat. Sedangkan suaminya hanya mengalami luka lecet dibagian pelipis kiri dan bagian lutut kiri lecet. Sedangkan almarhum dibagian kepala pecah, karena dilindas ban truk fuso.

Menurut keterangan Burlian, dia bersama istrinya dari arah Jalan Sepucuk hendak pulang ke rumah. Persisnya di depan SMP Negeri 2 Kayuagung (OKI), ada kendaraan dum truk fuso bermuatan ubi kayu racun yang dari arah bersamaan.

Persisnya di Jalan A Sayuti menikung, menurut informasi ban depan dum truk fuso kanan pecah. Sehingga sopir mobil mengalami oleng dan stir mobilnya lari kearah kanan jalan yang menyebabkan sepeda motor yang bernomor polisi (Nopol) BG 5927 MN, dihantam ban bagian belakang mobil dum truk fuso tersebut.

Lalu, Burlian terpental bersama sepeda motor kebagian jalur kanan jalan. Sedangkan korban Mardia bagian kepalanya berada di bawah ban, sehingga terlindas dan pecah, lalu tewas di lokasi kejadian.

Pasca menabrak, warga yang mengenali korban lalu, berinisiatif memberikan pertolongan dan warga sekitar membabi buta, sehingga kendaraan dum truk fuso bagian kaca depan mobil pecah karena dilembar oleh warga.

Sementara sopir kendaraan mobil dum truk fuso hingga kini masih melarikan diri, sampai saat ini belum ditemukan karena kabur setelah menabrak korban tersebut. “Sopirnya lari pak,” kata Mahmud warga Kuta Raya.

Warga yang melihat peristiwa mengenaskan ini, sempat diamankan dan diingatkan polisi, karena mereka hendak melakukan tindakan pengrusakan terhadap kendaraan. Untung saja ada anggota Kodim 0402/OKI dan anggota Polres OKI. Dan anggota Dishup oki, menjaga kendaraan tersebut.

Kapolres ogan komering ilir (OKI) AKBP Ade Harianto SH MH melalui Kasat Lantas Polres OKI AKP Ricky Nugraha SIk didampingi anggota Lakalantas Aiptu Hipni menyebutkan, pengendara kendaraan sepeda motor berboncengan yang mebonceng hanya mengalami luka lecet dan dibonceng tewas.

“Untuk sopir truk fuso masih dalam pencarian dan diminta keluarga korban segera melaporkan dan menunjukan kendaraan korban,”ujar Hipni.

Ketika ditanya penyebab kecelakaan ini disebabkan oleh ban dum truk fuso pecah dibagian kanan. Lalu setir mobil oleng dan akhirnya bagian ban belakang mobil melindass korban. “Peristiwa ini murni kecelakaan dan diminta keluarga korban harap bersabar,” tandasnya. (Dian/Devin)