PALEMBANG,HS – Ketum Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Sumsel, M Akbar Alfaro mengapresiasi, Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), pusat Bahlil Lahadalia, ditunjuk presiden Joko Widodo menjadi Kepala BKPM di kabinet Indonesia Maju.

Bahlil Lahadalia yang lahir di Maluku Utara 7 Agustus 43 tahun silam adalah mantan Ketua HIPMI periode 2015-2019.

Sebuah sejarah terjadi di tubuh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Pada awal beliau muncul menjadi ketua dari organisasi para pengusaha muda paling diperhitungkan di Indonesia.

Dia adalah Bahlil Lahadalia, pemuda kelahiran Banda, Papua, 39 tahun lalu. Mulai awal tahun ini hingga 2018, Bahlil menggantikan Raja Sapta Oktohari sebagai Ketua HIPMI Kala itu.

Berbeda dengan kebanyakan pengusaha muda papan atas yang menjadi pengusaha didukung oleh nasab, Bahlil dapat disebut sebagai ‘pengusaha by nasib’.

Ketum HIPMI Sumsel M Akbar Alfaro,
menyebut, di tanggannya Hipmi memiiki peran lebih dalam mendorong semangat wirausaha kaum muda dan menjadi partner strategis bagi pemerintah Jokowi dalam bidang ekonomi.

“Maka dengan alasan inilah Dimata saya baik secara individu maupun organisasi tentunya HIPMI. Mantum Bahlil layak Presiden Jokowi menunjuk beliau untuk menjadi menteri,” kata Alfaro yang juga anggota DPRD Kota Palembang

Ia juga menambahkan Bahlil merupakan sosok pemberani untuk mengambil sikap dengan berpegang pada prinsip kemajuan bangsa tanpa melihat kedekatan dan persahabatan.

“Semata karena kejujuran dan hati nurani beliau. Ini harus dilanjutkan dan butuh terus dilakukan,” ujarnya.

Ketum Bahlil juga berani melakukan perubahan dalam hidupnya dan cara pandang beliau. Melakukan perubahan hal-hal sederhana dalam bisnsnya, tapi menghasilkan lompatan luar biasa sampai menjadi Bahlil saat ini.

“Inilah beberapa alasan kiranya Dimata kami Mantum Bahlil merupakan sosok yang pastas untuk menduduki kursi Menteri sebagai pembantu Kabinet Presiden Jokowi-Ma’ruf semoga,” tutupnya