Ruang kelas SDN 143 yang banyak berlubang hewan pun ikut masuk

PALEMBANG, HS – Dari total 248 SD Negeri di Palembang ada beberapa sekolah yang sering kemasukan hewan luar sekolah. Hal ini terjadi di kelas SDN 143 Palembang yang terletak di Jl Kadir TKR Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus yabg sering kemasukan Biawak.

 

Pasalnya dengan kondisi ruangan kelas serta dinding bangunan kayu yang bolong dimana-mana, menjadikan beberapa hewan disamping sekolah dengan mudah masuk ke dalam kelas. Seperti yang diungkapkan siswi SDN 143 Palembang kelas 3 Syakira Adilasyah bersama teman sekelasnya. Ia mengungkapkan sejak menempati kelas disini, banyak sekali kejadian yang terjadi di kelas.

“Dengan bangunan kelas kayu ini sering kami sering dimasuki hewan luar, apalagi disamping sekolahnya berdekatan dengan tanah rawa-rawa atau tanah semakin belukar,” katanya.
“Kalau masuk musim hujan atau musim panas, pasti ada beberapa kelas disini sering dilewati hewan biawak, bahkan juga ada ular. Tapi yang sering lewat ini binatang biawak dan kadal. Biasanya biawak ini sering melintasi celah dinding yang berlubang dan atap kelasnya. Makanya atap disekolah menjadi bocor karena di pijak hewan tersebut,” jelasnya
Dia mengatakan, kejadian seperti ini akibat ruang kelas kami terlalu buruk dan rusak sehingga hewan-hewan pun bisa masuk keruang.

“Kita ingin sekolah ini segera diperbaiki, agar binatang-binatang tersebut tidak masuk, akibat dari adanya hewan tersebut kelas juga menjadi bocor, kalau hujan turun badan kami ikut basah kena bocoran air dari atap sekolah,”ujarnya.
Sementara itu, Kepala SDN 143 Palembang Rismawati membenarkan bahwa kejadian ini sudah sering terjadi, memang kami hanya bisa diam dan mengusirnya jika ada hewan biawak ini masuk ke kelas.

“Kita akui memang ada beberapa kelasnya sudah mulai bolong dimana-mana, baik dari lantai, atap hingga dinding di kelas.Ditambah lagi samping kelas ini ada beberapa hewan seperti biawak, kadal dan ular sering melintasi kelasnya, memang ada kekhawatiran membuat aktivitas anak ini takut dan terganggu,” katanya.
Dirinya berharap, dengan adanya kunjungan dari pihak Disdik kota Palembang. Kelas yang rusak ini segera dibangun. Dari cerita guru yang lama, para siswa dan guru sering melihat hewan ini sering melintasi saat belajar dan jam istirahat.

“Saya kepala SDN 143 Palembang berharap banyak kelasnya segera dibangun baru, agar kedepan aktivitas siswa dikelasnya bisa berjalan baik dan nyaman, tanpa ada hambatan dari gangguan hewan luar sekolah,” pungkasnya (HSN)
.

.