Jalan Desa Harapan Jaya yang tak lagi berlumpur.

Jalan Desa Harapan Jaya yang tak lagi berlumpur.

MUARAENIM, HS – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Harapan Jaya, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim, Serka TNI Jhony menyatakan syukur setelah jalan desa menuju ke perkebunan sawit selesai dibangun.

Setelah jalan itu dibangun, segala aktivitas warga menjadi lancar, terutama ketika hendak bekerja sebagai petani di kebun kelapa sawit. ‘’Alhamdulillah. Saya bersyukur dan berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Muaraenim yang telah membangun jalan desa ke arah perkebunan sawit. Kalau kita ke sana, jadi lancar,’’ ujar Jhony, Minggu (16/10).

Jalan produksi yang dibangun tersebut anggarannya didapat dari dana APBD 2016 Dinas Perkebunan Muaraenim. Padahal, katanya, sebelum dibangun jalan itu sulit dilalui warga. Terutama mereka yang mengendarai kendaraan roda dua dan roda empat. Akibatnya, mereka harus berjalan kaki hingga ke tujuan.

“Karena sulit dicapai dengan kendaraan, warga yang hendak mengangkut hasil kebun seringkali tertunda,’’ tukasnya.

Menurut Wardi (40), warga yang bermukim di Blok A Desa Harapan, sebelum dibangun warga setempat sangat kesulitan untuk mengangkut hasil kebun, terutama mengangkut hasil panen kelapa sawit.

Saat itu, warga hanya bisa berjalan kaki saja, sehingga untuk mengangkut hasil kebun sawit tidak maksimal dan sering tertunda. “Apa lagi ketika musim hujan, jalan menuju ke kebun diliputi lumpur tebal sehingga sulit dilintasi. Makanya kami bersyukur karena pemerintah telah mewujudkan keinginan kami,’’ kata Wardi, Minggu (16/10).

Dengan dibangunnya jalan tersebut, kata Wardi, diharapkan produksi sawit dapat meningkat di tahun depan. Tentu saja dapat meningkatkan perekonomian rakyat Desa Harapan Jaya, sehingga kehidupan warga akan semakin baik.

Sementara itu, Kepala Desa Harapan Jaya, Asmadi, mengatakan setelah jalan itu dibangun, mimpi warga menjadi terkabul.

“Warga di sini memang memimpikan jalan bagus untuk menuju ke kebun sawit. Dengan dibangunnya jalan ini suasananya akan menjadi lancar dan tidak berlumpur seperti sediakala,’’ urai Kades.

Menanggapi kegembiraan warga, Kepala Dinas Perkebunan Muaraenim, Ir Mat Kasrun, menyatakan pembangunan jalan tersebut dilaksanakan sesuai prosedur.

‘’Pokoknya, jangan ada pemborong yang bekerja main-main. Jika tidak sesuai dengan apa yang kita kehendaki, saya tolak dan saya tidak akan menandatangani hasilnya,’’ kata Mat Kasrun melalui ponselnya, Minggu (16/10). (EDW)