PALEMBANG,HS – Gubernur Sumsel H Alex Noerdin memberi komentar terkait penangkapan tujuh dari sembilan pelaku perusak kapel Katolik Santo Zakaria di Desa Makan Sari Kabupaten, Ogan Ilir yang beberapa waklu lalu.

Menurutnya, pelaku yang berhasil ditangkap, silahkan dilakukan proses hukum seadil-adilnya.

“Syukurlah telah ditangkap oleh pihak berwenang, biarkan saja polisi menanganinya,” tegas Alex saat diwawancarai di Kantor Gurbernur, Senin (19/3/2018).

Dari tujuh pelaku, ditangkap salah satunya yakni Kepala Desa (Kades) setempat, dari laporan Jajaran Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel yang menangkap. Bahwa Kades tersebut, menjadi dalang dari pengerusakan Kapel.

Mendengar hal itu, Alex menegaskan, pasti Kades tersebut mendapatkan sanksi yakni akan dicopot dari jabatannya sekarang. Jika memang betul Kades menjadi dalang pengerusakan Kapel.

“Betul jika terlibat masalah hukum, Kades dan kepsek akan di copot,” tuturnya

Alex sangat mensesali terlibatnya pemimpin dalam pengerusakan tempat ibadah. Sebagai pemimpin seharusnya dapat mengayomi dan memberikan contoh, bukan meresahkan masyarakat.

“Seharusnya mengayomi,  memberikan contoh tauladan, model seperti saya, yang baik kepada sesama,” jelasnya