thumb_718325_03343714122015_Alex-Jokowi

Gubermur Sumatera Selatan saat menerima penghargaan dari Presiden RI jokowidodo (foto : int )

Palembang – Mulai sesaknya DKI Jakarta‎ menjadikan beberapa daerah di Indonesia terus berbenah diri untuk mengejar ketertinggalan fasilitas publik dari Jakarta, baik infrastruktur atau layanan masyarakatnya.

Palembang, menjadi salah satu kota di Indonesia yang bermimpi menggantikan Jakarta sebagai Ibu Kota Negara‎. Berbagai perbaikan dan pembangunan tengah dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin memaparkan meski Palembang berada di wilayah Sumatera, yang notabene merupakan tertinggal jika dibandingkan Pulau Jawa, fasilitas yang dimiliki Palembang cukup lengkap.

Salah satu yang menjadi kebanggaan warga Palembang adalah Jakabaring Sport City. Lokasi ini sering menjadi lokasi perhelatan kelas dunia seperti Sea Games 2011 dan yang akan datang Asian Games 2018.

“Kita bersama Jakarta, kalau Jakarta itu karena Ibu Kota Negaranya, kalau kita semua fasilitas olahraganya ada. Kalau Jakarta baru akan bangun venue-nya, kita sudah ada, tinggal tambah sedikit-sedikit saja,” kata Alex dalam acara Regional Investment Forum (RIF) 2016 di Hotel Aryaduta, Palembang, Selasa (26/7/2016).

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumatera Selatan diakui Alex hanya Rp 7 triliun.‎ Namun jika dilihat dari Aanggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang diarahkan ke Sumatera Selatan mencapai Rp 68 triliun. Alokasi ini dipastikan Alex akan bertambah di 2017.

Fasilitas lain yang dibanggakan Alex jika dibandingkan dengan Jakarta adalah mengenai Light Rail Transit (LRT). Menurut dia, progress pembangunan LRT ini lebih cepat jika dibandingkan Jakarta yang notabene sudah mulai terlebih dahulu.

“Pak Ahok boleh mulai lebih dahulu, tapi kita pastikan akan selesai lebih dahulu. Kita baru mulai 1 Januari 2016, tapi kalau dilihat pembangunannya, ‎tidak usah saya jelaskan,” tutur dia.

‎Mengenai fasilitas infrastruktur, saat ini tengah dibangun jalan tol Trans Sumatera, nantinya ini akan menjadi urat nadi transportasi Pulau Sumatera dalam mengembangkan ekonominya. Untuk wilayah Palembang, di sepanjang jalan tol ini nantinya akan muncul beberapa kota-kota baru.

Dia juga mengatakan, tengah dilakukan pengembangan Bandar Udara (Bandara) Sultan Mahmud Badaruddin 2 yang ada di Palembang, mulai dari perluasan parkir pesawat hingga peningkatan kapasitas terminal penumpang.

Peningkatan ekonomi Palembang juga didukung dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang ada di Tanjung Api-api. Di sini nantinya dibangun berbagai industri hilirisasi mulai dari industri pengolahan kelapa sawit, rubber hingga petrochemical. Di kawasan industri ini juga memiliki fasilitas pelabuhan deep sea port.

“Dengan semua yang kita miliki, kalau bisa Palembang menjadi Ibu Kota Negara menggantikan Jakarta, kalau bisa, kalau tidak bisa ya tidak apa-apa,”‎ ucap Alex ( SN )