PALEMBANG,HS – Belanja Pengadaan alat kesehatan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumatera Selatan bisa mencapai Rp900 miliar, dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dibantu Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN),

“Ya, Untuk Alkes di rumah sakit rujukan provinsi (RSUD Sumsel) dibantu APBN. Karena nilainya Rp900 miliar,” kata Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Jumat (7/7).

Dia menambahkan, dari nilai ratusan miliar tersebut, anggaran APBD Sumsel sebesar Rp70 miliar, sedangkan sisanya senilai Rp830 miliar dibantu dari APBN. Namun, pengadaan Alkes ini tidak dibiayai secara langsung melainkan secara bertahap multiyears,

“Pengadaan Alkes ini memang sangat besar dimana hampir mendekati Rp1 triliun, jadi dibantu dari APBN dan itu multiyears,” jelasnya

Sememntara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel Lesty Nuraini mengungkapkan, rumah sakit tersebut direncanakan akan di launching pada 2018, persisnya sebelum Asian Games 2018. Kemungkinan dilakukan antara April, Mei atau Juni 2018 mendatang.

Ia juga mengatakan, Bahkan rumah sakit ini nanti mempunyai keunggulan juga, terutama dibidang kardiologi dan ortopedi karena Sumsel memiliki Jakabaring Sport City (JSC) yang nantinya dicanangkan menjadi Medical City,

“Ya, Jadi Desember nanti lantai satu sampai 3 itu interior selesai dan dapat beroperasi, lantai 4 hingga 5 selesai fisik tapi interior belum. Tapi ruang perawatan sudah ada mungkin 100 tempat tidur,” pungkasnya

Ia menambahkan, saat ini di Sumsel belum ada rumah sakit rujukan dan ini menjadi yang pertama di Sumsel. Dari 11 lantai tersebut akan ada 400-500 tempat tidur. Menurutnya seluruh bidang menjadi unggulan karena mendukung JSC yang nanti dikembangkan medical ceck up.

“Tapi yang pasti harus memenuhi persyaratan layanan dasar yang nantinya akan dipenuhi dan dilengkapi karena akan mengurus izin. Seiring berjalan akan akreditasi,” tegasnya (MDN)