unnamedPALEMBANG,HS – Tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan (TNP2K) Sekretariat wakil presiden mengngunjungngi pemprov sumsel untuk berkerjasama program advokasi belanja public untuk penanggulangan kemiskinan di daerah sumsel.

“ya kami datang ke sumsel ini dalam rangka bekerja sama tim kordinasi penanggulangan kemiskinan sumsel dan TKPK kabupaten lahat serta kota lubuklinggau untuk mengembangkan model analisis APBD penanggulangan kemiskinan.”ujar M arif tasrif kepala unit advokasi daerah TNP2K setwapres RI dipemprov sumsel kamis (24/11).

Dia juga menambahkan. intinya adalah kita ingin mencari tahu bagaimana formula strategi yang paling tepat untuk membelanjakan APBD ini supaya maksimal untuk mengurangi kemiskinan,

“karna kita sama – sama tahu anggaran pusat yang di transfer ke daerah setiap tahunnya selalu meningkat sekarang sudah 700 triliun yang di transfer melalui dana perindangan dari pemerintah pusat kepemerintah daerah.”jelasnya

Lanjutnya. besarnya dana ini di harapan kita di ikutin oleh efektivitas yang makin meningkat juga pada kesejahteraan rakyat sehingga kemiskinan berkurang dan itu yang kita inginkan

dia juga menyampaikan. Untuk sumsel sendiri jumlah kemiskinannya turun perbandingan tahun 2015 sekitar 13.99 persen di tahun 2016 13.54 persen dan tidak sampai 1 persen turun angka kemiskinan di sumsel.(MDN)