Kiri-kanan: Kanit Jatanras Sat Reskrim Polresta Samarinda Iptu Yusuf SH, MH, Diego Michiels, dan Kasi Propam Polresta Samarinda Iptu Purwo Asmadi.

Kiri-kanan: Kanit Jatanras Sat Reskrim Polresta Samarinda Iptu Yusuf SH, MH, Diego Michiels, dan Kasi Propam Polresta Samarinda Iptu Purwo Asmadi.

SAMARINDA, HS – Diego Michiels, pesebakbola naturalisasi asal Belanda yang kontraknya telah diakhiri oleh manajemen Pusamania Borneo FC, dilaporkan oleh Manajer Dejavu, sebuah tempat hiburan malam (THM) yang berada di Jalan Panglima Batur Kota Samarinda, Hariyanto.

Pada Rabu (16/11) dini hari waktu setempat, mantan pemain Timnas Indonesia U-23 Sea Games 2011 itu dilaporkan telah melakukan penganiayaan terhadap Hariyanto. Kejadian bermula saat Hariyanto berbincang-bincang dengan Ibam, teman Diego Michiels.

Mengetahui hal itu, Diego Michiels bertanya, “Kenapa?” Haryanto hanya tersenyum, kemudian menjawab: “Tidak apa-apa!” Namun diduga karena tersinggung, tiba-tiba Diego Michiel menyeruduk Haryanto dan mengenai pelipisnya hingga mengalami luka robek.

Atas kejadian itu, pemain sepakbola yang sempat digosipkan dekat dengan artis Nikita Willy tersebut, kemudian ditetapkan statusnya sebagai tersangka dan terancam dikenakan Pasal 351 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Beruntung, penanganan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Diego Michiels akhirnya ditangguhkan. Menurut Kasubbag Humas Polresta Samarinda, Iptu Hardi, pengangguhan penangan kasus ini dilakukan karena ada upaya perdamaian antara dua belah pihak yang terlibat.

“Pada tanggal 16 November 2016 jam 15.30 WITA, pihak pelapor datang dan meminta agar kasusnya diselesaikan secara damai dengan membuat permohonan pencabutan dan kesepakatan damai,” kata Iptu Hardi, Kamis (17/11).

Iptu Hardi menjelaskan, kemudian pada hari ini, pukul 14.00 WITA, setelah permohonan damai dan surat pencabutan laporan sudah lengkap, pihak Kepolisian pun menangguhan penangan kasus yang melibatkan Diego Michiels itu.

“Diego Michiels sudah bebas pada pukul 15. 30 WITA,” Iptu Hardi menambahkan. (HS)