BAYUNG LENCIR,HS– Keprihatinan dan kepedulian masyarakat terhadap kejadian kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutbunlah) di Dusun lima dan Dusun sembilan Desa Muara Medak Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus berdatangan.

Kali ini, Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Muba membawa sembako dan bantuan lainnya yang disalurkan kepada warga yang terdampak dari karhutbunlah.

“Ada bantuan sembako yang diberikan rekan-rekan APDESI Muba untuk warga Dusun lima dan sembilan Desa Muara Medak,” ungkap Kepala Dinas PMD Muba, Richard Cahyadi AP MSi.

Richard juga menjelaskan bahwa antuan yang diberikan oleh APDESI Kabupaten Muba merupakan salah satu program kerja sama pemerintah desa, guna menjalankan rasa kebersamaan dan rasa memiliki yang ditanamkan oleh Bupati Muba terhadap pemerintah desa.

“Sehingga diharapkan pemerintah desa memiliki dan mencintai wilayah tidak sebatas desa nya saja tapi diharapkan dalam cakup yang lebih luas sehingga rasa senasib dan sepenanggung selaku aparat bisa terjalin dalam mewujudkan Muba Maju Berjaya bersama pemerintah diatasnya,”ujarnya.

Dikatakan, bantuan tersebut bersumber dari hasil urunan seluruh pengurus dan anggota APDESI Muba. “Alhamdulillah, hasil bantuan yang dikumpulkan bisa sedikit meringankan beban warga yang terkena dampak karhutbunlah di Muara Medak,” ungkapnya.

Sementara itu, sebelumnya bantuan-bantuan dari OPD Muba, organisasi kepemudaan, dan pegiat kegiatan sosial lainnya di Muba juga terus berdatangan untuk warga Desa Muara Medak.

Bahkan, beberapa kali Bupati Muba Dodi Reza, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi juga rutin mendatangi lokasi karhutbunlah memberikan suport kepada Tim bahkan turut serta memadamkan api di lokasi.

Selain itu juga Kapolda Sumsel, Drs Irjen Pol Firli MSi, Danrem 044 GAPO Kol ARH Sonny Septiono dan Danlanud Kol Pnb Heri Sutrisno SIP didampingi Bupati, Wabup serta Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muh Saifuddin Khoiruzzamani dan juga jajaran Polres Muba ikut datang langsung ke lokasi Karhutbunlah.