PALEMBANG,HS – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus terjadi di Sumsel, bahkan kali ini karhutla yang terjadi di daerah Muara Belida, Muara Enim Sumsel tak kunjung padam sejak Rabu, 13 September 2017 akibat kondisi lahan gambut yang kering.

“Sebenarnya kemarin api sudah dapat dikendalikan, tapi tiba-tiba muncul lagi karena lahan gambut sehingga yang terbakar dari dalam,” kata Kepala Pelaksana tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Iriansyah Jumat (15/9/2017),

Pihaknya belum tahu luasan lahan terbakar ini. Namun, Karhutla bukan hanya terjadi di daerah Muara Belida tetapi juga di daerah Rambutan Ogan Ilir, Sumsel. Meskipun begitu, pihaknya akan terus berupaya memadamkannya. Pihak BPBD saat ini masih berada di lapangan bersama Manggala Agni, TNI dan beberapa pihak lainnya. “Kami berharap dalam waktu dekat mampu dipadamkan,” harapnya.

Dalam upaya pemadaman ini pihaknya menurunkan peralatan seperti empat helikopter untuk melakukan waterboombing dan juga beberapa alat pemadam lainnya, Namun, untuk Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) pihaknya tidak melakukannya mengingat potensi awan penghujan tidak ada sejak tiga hari terakhir. Jadi pihaknya mengandalkan pemadaman dengan menggunakan alat pemadam.

“Kami belum tahu lahan yang terbakar ini milik siapa, tugas kami hanya berupaya untuk memadamkannya saja, kami juga berharap masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena kami selalu kesulitan untuk memadamkannya,” pungkasnya. (MDN)