PALEMBANG,HS – Wakil Indonesia harus mengakui kehebatan para pesaingnya dan juga gagal menembus final pada cabang olahraga menembak untuk dua kategori yakni di Nomor 10 Meter Air Pistol Mixed Team dan nomoe 10 M Air Rifle Mixed Team.
Untuk diketahui pasangan campuran Indonesia di nomor 10 M Air Pistol yakni Deny Pratama dan Talitha Judith Almira berada di posisi ke 18 karena hanya mengumpulkan 741 poin di babak kualifikasi. Sementara itu, pasangan campuran untuk nomor 10 M Air Rifle yakni M Naufal dan Monica Damayanti berada di posisi ke 9 dengan 821 poin.
Pasangan campuran di nomor 10 M Pistol yang berhasil menduduki peringkat pertama berasal dari China yaitu Ji Xiaojing dan Wu Jiayu dengan 473,2 poin, sedangkan untuk pasangan campuran di nomor 10 M Rifle berhasil dijuarai dari China Taipei dengan 494,1 poin. Pemenang tersebut berhasil menyumbangkan emas bagi negaranya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD RI Bidang BAKN BURT dan Hubungan Antar Lembaga, Utut Adiyanto menyerahkan langsung medali bagi para atlet yang menjuari cabor menembak ini.
Dikatakan Utut, kekalahan ini harus menjadi pembelajaran bahwa atlet masih butuh pembinaan. Karena itu, kedepan ini menjadi perhatian khusus dari pemerintah baik pusat maupun daerah untuk bisa melakukan pengembangan.
Ia mengaku dengan kondisi venue yang baik maka prestasi juga harus mengikuti dan menyamai atlet bertaraf dunia. Karena itu, ia meminta untuk memanfaatkan venue ini kedepannya.
“Jadi jangan hanya venue yang diperbaiki tetapi juga atlet sehingga mampu mendapatkan prestasi,” tutupnya