PALEMBANG – Masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan Asian Games di Palembang terancam terlantar. Pasalnya, hingga kini belum disediakan angkutan bagi umum di kawasan Jakabaring Sport City (JSC).
Kepala Dinas Perhubungan Sumsel Nelson Firdaus mengungkapkan, sejauh ini pihaknya baru mengakomodir transportasi berupa penyediaan 50 shuttle bus dalam Kota Palembang. Bus bantuan pemerintah pusat itu diutamakan mengangkut panitia menuju JSC.

“Tanggal 10 Agustus nanti direncanakan tiba di Palembang. Operasionalnya untuk masyarakat umum, tapi diutamakan bagi panitia,” ungkap Nelson, Jumat (27/7/2018).

Menurutnya, shuttle bus itu berhenti di pintu utama JSC. Untuk menjangkau tempat pertandingan, penumpang diarahkan menaiki golf car yang lagi-lagi diprioritaskan bagi panitia dan atlet.

“Begitu turun dari shuttle bus, mereka nanti jalan sedikit menuju halte golf car. Karena shuttle bus tidak diperkenankan beroperasi di dalam kawasan JSC,” ujarnya.

Lanjutnya, Sementara angkutan penghubung dari luar menuju dalam komplek JSC bagi masyarakat umum, Nelson mengaku belum mendapat informasi lanjutan. Dikatakannya, mereka bisa memanfaatkan golf car jika sedang tidak terpakai oleh panitia.

“Sementara begitu dulu, jika ada keputusan soal itu nanti diinformasikan lagi. Intinya, golf car diutamakan untuk mengangkut panitia,” katanya

Ia juga menambahkan, Belum tersedianya angkutan bagi masyarakat umum untuk menjangkau venue, dikhawatirkan akan mengurangi antuasiasme penonton menyaksikan setiap pertandingan. Sebab, jarak dari pintu utama JSC menuju JSC cukup jauh. Belum lagi jarak antar venue di dalam kawasan olahraga seluas 325 hektar itu.