Foto: IST

PALEMBANG, HS – Pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus hingga 2 September 2018, terbukti telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan, pertumbuhan ekonomi di Bumi Sriwijaya tumbuh diatas nasional, mencapai 5,89 persen pada kuartal I/2018.

Kepala BPS Sumsel Yos Rusdiansyah mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Sumsel tumbuh terus dengan ditunjang hampir semua lapangan usaha.

Pertumbuhan tertinggi dicapai penyediaan akomodasi makan dan minum sebesar 10,30 persen, pengadaan listrik dan gas tumbuh tinggi 9,83 persen dan konstruksi sebesar 9,54 persen.

“Event Asian Games yang akan diselenggarakan di Palembang, berdampak besar terhadap semua sektor usaha,” jelasnya.

Sementara itu, dari sisi pengeluaran, ekspor luar negeri juga mengalami pertumbuhan 11,96 persen. Dimana, pertumbuhan ekspor luar negeri didorong oleh ekspor barang sebesar 12,21 persen.

“Pertambangan berdampak pada pertumbuhan ekspor barang, seperti non migas dan batu bara. Untuk pertanian ada bubur kayu dan kayu,” ulasnya.

Selain ekspor, komponen investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) juga mengalami pertumbuhan tinggi yakni 10,45 persen. Yos memaparkan pertumbuhan tersebut terjadi didorong investasi bangunan dan non bangunan.

Dia menambahkan peningkatan investasi ini juga berkaitan dengan melonjaknya impor barang modal sebesar 691,78 persen. Bahkan, berdasarkan catatan BPS sepanjang kuartal I/2018 terjadi peningkatan tinggi terhadap impor sebesar 104,56 persen.