Foto (BPBD Sumsel)

PALEMBANG,HS – Untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diwilayah Sumsel, Gubernur Sumsel Herman deru, kerahkan sembilan helikopter water Bombing, untuk padamkan api lewat udara.

Menurutnya, untuk pemadaman kebakaran lahan di wilayahnya dari jalur udara, pihaknya melakukan water bombing dengan mengerahkan sembilan unit helikopter.

“Selain itu, kita juga ada 2 unit heli untuk melakukan patroli patauan jalur udara. Saya sampaikan kepada masyarakat Sumatera Selatan, aparat selalu siaga siap menerima laporan kondisi lapangan,” katanya

Ia mengajak, masyarakat di Sumatera Selatan untuk terus berdoa semaksimal mungkin guna membantu meningkatkan mental dan semangat pejuang para petugas yang berkerja di lapangan agar tetap semangat.

Sementara itu, Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Ansori, menambahkan, kebakaran lahan masih terjadi di beberapa lokasi terutama di sekitar Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Dia menyebut, kebakaran di lokasi itu yang menyebabkan asap bercampur kabut terkirim angin ke Palembang.

“Kabut asap hari ini masih ada, tapi tidak separah kemarin, karena kemarin beberapa titik berhasil dipadamkan. Titik api juga berkurang hari ini,” ucapnya

Menurutnya, sumber utama karhutla terjadi di OKI yakni Kecamatan Cengal, Pangkalan Lampam, Pedamaran, dan Tulung Selapan. Dia menilai, kesulitan yang dialami oleh petugas pemadaman di lapangan karena sulitnya akses menuju lokasi kebakaran dan sedikitnya sumber air karena musim kemarau.

Ia pun menambahkan, bahwa lahan gambut yang terkadang mencapai kedalaman 20 meter menyebabkan lokasi tersebut sulit dipadamkan. Meskipun api di permukaan sudah habis, lanjut dia, gambut di dalam permukaan tanah masih terbakar.

“Api di atas dipadamkan, nanti ada proses pembasahan juga. Tapi apabila gambut di dalam masih terbakar, nanti api akan membesar lagi. Itu sulit diatasinya,” tutupnya