PALEMBANG,HS – Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sudirman Teguh  Membantah Keras Terkait mengenai pemberitaan disalah satu media online pada tanggal 16 Maret 2017 yang berjudul “Palembang Akan Musnahkan Tari Gending Sriwijaya”.Senin (20/3)

Ia mengatakan bahwa apa yang diberitakan di media online tersebut merupakan berita Bohong ia menilai berita  tersebut merupakam Fitnah yang Keji yang bersifat menyudutkan dan ingin memecah belah.

“Itu tidak benar, tidak satupun kata memusnahkan Gending Sriwijaya keluar dari mulut saya. Untuk mengganti saja tidak pernah terucapkan,” tegasnya

Lanjutnya, bahwa Informasi yang di dapat media tersebut seolah sudah mewawancara langsung, Dan disatu paragraf tulisan dimedia tersbut dapat memicu isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan).

“Dimedia tersebut ditulis, Tari Gending Sriwijaya atau tari Tanggai bukan adat istiadat kita, mulai dari gerakan, pakian, penari dan musik dalam tari Gending Sriwijaya identik dengan ajaran Hindu – Budha. Tidak pernah saya berkata seperti itu,”tegasnya saat di dampingi para Budayawan Kota Palembang.

Ditambahkanya, Memang ada wancana untuk menambah tarian yang untuk menyambut tamu – tamu kehormatan datang ke Palembang, Dimana tarian tersebut mewakili budaya khas Kota Palembang. Selama ini untuk menyambut tamu – tamu di pakai tari Gending Sriwijaya, Tari Tanggai, dan Tari Tepak.

“Ini baru sebatas wancana menambah khasanah seni budaya tarian untuk menyambut tamu – tamu kehormatan. Jadi seandainya tercipta, memang tari tersebut berasal dari Kota Palembang,”Tandasnya (Atmo)