Foto (Ist)

PALEMBANG,HS – Banyaknya sampah rumah tangga yang diangkut membuat dians.Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Palembang terpaksa tetap mengoperasikan sebanyak 32 unit truk sampah tak layak pakai untuk mengangkut sampah di kota pempek setiap harinya,  Kamis (21/3/2019).
Truk-truk tak layak pakai itu pun kerap kali melintas di jalanan kota Palembang dan menjadi perhatian oleh masyarakat. Kondisi truk tersebut terlihat nyaris tak bisa digunakan lagi, lantaran bak sampahnya hampir semuanya bolong dengan kondisi sampah nyaris keluar.
Kepala Dinas DLHK Palembang, Faisal AR mengatakan banyaknya produksi sampah dari rumah tangga yang perlu pengakutan cepat untuk menjaga kebersihan,  mengakibatkan truk sampah yang tak layak pun tetap difungsikan untuk mengakut sampah.
“Jumlah truk sampah yang ada saat ini 107 armada dan yang bagus hanya 75 unit. Sementara sampah di Palembang perharinya 1300 ton, jadi mau tak truk tak layak pakai harus beroperasi,” ujarnya.
Faisal mengaku ia pun merasa sangat sedih lantaran truk tak layak pakai harus beroperasi. Namun, karena tuntutan harus mengangkut sampah dengan jumlah besar perharinya membuat pihaknya terpaksa tetap mengoperasikan truk tak layak pakai tersebut.
Dengan tonase sampah mencapai 1300 ton perhari, Faisal menyebut idealnya truk sampah di kota Palembang paling tidak harus ada 225 kendaraan dengan kondisi bagus.
“Jadi sekarang terpaksa tetap pakai truk tak layak pakai. Kalau kita pakai truk bagus saja maka tidak akan terangkut semua sampah-sampah di Palemban,” tegas Faisal.
Ia pun meminta masyarakat agar bersabar dengan kondisi tersebut. Walikota Palembang, Harnojoyo telah mengalokasikan  dana di tahun 2019 untuk membeli sebanyak 19 unit truk baru dan 18 unit kontainer. Pada bulan Mei mendatang diperkirakan kendaraan-kendaraan anyar itu sudah dapat beroperasi mengangkut sampah di Palembang.
“Insya Allah bulan Mei truk baru sudah beroperasi. Truk lama tetap kita pakai namun akan direnovasi lebih dulu agar layak pakai,” tutupnya