Peta Administrasi Kabupaten Banyuasin.

Peta Administrasi Kabupaten Banyuasin.

BANYUASIN, HS – Badan Pelayanan Terpadu (BPT) Kabupaten Banyuasin memperkenalkan 7 kawasan cluster yang kaya akan sumber daya alam. Tujuh kawasan cluster tersebut berpotensi menggaet investor guna menanamkan modalnya di Bumi Sedulang Setudung.

Sebagai contoh, Kabupaten Banyuasin memiliki lahan perkebunan yang cukup luas di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), baik itu karet, sawit dan lain sebagainya.

“Tidak hanya itu saja, Kabupaten Banyuasin ini merupakan kabupaten penyanggah untuk ibukota Provinsi Sumatera Selatan. Lokasinya sangat strategis sekali,” kata Kepala BPT Banyuasin Ali Imron Bamin.

Maka dari itu, Ali Imron mengajak investor untuk tidak melewatkan kesempatan menanamkan modalnya di Kabupaten Banyuasin ini.

Apalagi keadaan Banyuasin situasi keamanan dan lain sebagainya terkendali alias kondusif.

“Tidak perlu khawatir untuk berinvestasi di Banyuasin,” terang dia.

Lebih lanjut, Ali menambahkan Kabupaten Banyuasin  memiliki 7 cluster kawasan strategis cepat tumbuh, yaitu kawasan Tungkal Ilir merupakan kawasan perkebunan, migas, Kecamatan Pulau Rimau juga kawasan Industri Terpadu atau Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ), Muara Telang kawasan sentral beras, Muara Padang Kawasan Perkebunan, Pangkalan Balai-Betung kawasan pusat Pemerintahan dan Perdagangan dan terakhir Mariana pusat kawasan instrusi terpadu.

“Dengan adanya 7 cluster itu, maka investor dapat memilih investasi mereka, kami yakinkan bahwa investasi di Banyuasin sangat menaguntungkan,” terang dia.

Potensi 7 cluster Banyuasin ini bahkan dipamerkan kepada investor yang akan menanamkan modalnya di Bumi Setudung ini.

“Apalagi akan ada Kawasan Ekonomi Khusus yang berada di TAA. Dengan adanya kawasan KEK itu, maka perekonomian Banyuasin akan berkembang pesat. Dan akan mengurangi pengangguran,” pungkasnya. (RAM)