OI, HS – Agus, pelaku begal yang kerap meresahkan penggunan Jalan Lintas Timur (Jalintim),  Palembang-Inderalaya, dibekuk anggota Unit Reskrim Polsek Pemulutan,  Kabupaten Ogan Ilir,  Selasa (30/8).

Pelaku yang merupakan warga Desa Cengal,  Ogan Komering Ilir dan mempersenjatai diri dengan senjata api ini dibekuk disebuah warung  di Desa Ibul,  Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir saat hendak melancarkan aksinya.

Dari tangan pelaku yang juga residivis begal ini,  petugas mengamankan satu pucuk senpi rakitan dan satu butir peluru tajam.

Informasi yang dihimpun,  penangkapan berawal dari adanya kecurigaan petugas terhadap Agus yang berada di warung sambil melihat ke arah Jalintim. Petugas langsung menghampiri dan berusaha menggeledah pelaku.

Benar saja, saat digeledah petugas menemukan satu pucuk senjata api rakitan dengan satu butir peluru didalamnya. Agus yang juga residivis kasus pencurian dan kekerasan digiring ke Polsek Pemulutan.

Kapolsek Pemulutan AKP Helmi didamping Kanitres Bripka Zulkarnain, Rabu (31/8), mengatakan, Agus ditangkap diduga saat hendak melancarkan aksi begal di Jalintim dengan menunggu temannya.

“Ya, Agus residivis kasus begal di OKI. Disinyalir akan melancarkan aksinya di Pemulutan Ogan Ilir. Kita amankan dengan barang bukti senpi. Kita masih terus selidiki untuk membongkar jaringan begal. Agus terancam UU darurat dengan ancaman diatas 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Sementara Agus sendiri membantah jika dirinya akan melakukan aksi begal di Jalintim.

“Saya hanya mau jual senpi kepada kawan seharga Rp 2,5 juta. Saya hanya ambil upahan,” singkatnya. (EL)