PALEMBANG,HS – Baru Pertama kali Bayi Kembar Empat terlahir di kota Palembang dari pasangan

Hekki Triawan, 33 dan Nora Septiani, 33.

Kelahiran Bayi kembar empat tersebut hasil dari inseminasi di Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Keempat bayi tersebut satu laki – laki dan tiga perempuan serta diberi Nama,  Kenzo dengan berat 1.500 gram, Keyla dengan berat 1.400 gram, Keyza dengan berat 1.410 gram dan Keyra dengan berat 1.250 gram.

Dokter Kandungan yang menangani Inseminasi di RSMH, dr R.M Aerul Cakra Alibasya mengatakan proses kelahiran bayi ini berjalan lancar. Namun, memang kondisi bayi mengalami kurang berat badan sehingga harus dirawat.

Ia menjelaskan, kehamilan ini berasal dari inseminasi, dimana semula terpantau hanya satu sel telur kemudian membelah menjadi dua sel dan terpantau pada minggu ke 10 menjadi empat sel telur.

Menurutnya, kasus ini pertama kali terjadi di Sumsel. Meskipun begitu, prosesnya berjalan lancar dengan sedikit tantangan. Karena pada proses kehamilam plasenta tidak mampu mengalirkan darah kepada empat bayi kembar tersebut.

“Melihat kondisi ini kami langsung melakukan peningkatan rahim agar mampu bertahan selama usia kehamilan 33 minggu,” katanya saat ditemui di RSMH, Rabu (7/12/2017).

Ia menambahkan, bayi kembar ini bukan merupakan akibat dari inseminasi. Karena, proses inseminasi itu hanya memperbesar potensi kehamilan bukan mendapatkan anak kembar.

“Dalam waktu dekat kami juga melaunching bayi tabung,” ujarnya.

Sementara itu Hekki Triawan didampingi Nora Sepriani selaku orang tua bayi kembar empat mengaku senang dengan kelahiran anak kembar empat nya tersebut. Ia bahkan tidak menyangka akan melahirkan bayi kembar empat ini.

“Kami rencana hanya ingin membuat adik bagi sang kakak yang sudah mencapai usia tiga tahun. Tapi malah dapat anak kembar empat, Alhamdulillah,” katanya.

Ia mengaku saat kehamilan banyak sekali tantangannya seperti menahan berat badan dan lain sebagainya. Selain itu, ia mengaku selalu berkeinginan makan diluar.

“Rasanya tidak selera kalau makan masakan dirumah. Jadi pengennya makan diliar terus,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketika kelahiran ia mengaku tidak terlalu berat. Bahkan, kondisinya setelah melahirkan sehat meskipun banyak infus yang melekat.

“Mungkin jika sudah selesai perawatan saya nantinya akan pulang bersama bayi saya,” pungkasnya. (MDN)