EMPAT LAWANG,HS – Sebuah batu berbentuk unik dengan ukuran Lebar sekitar 6,6 meter, panjang sekitar 5, 9 meter dan tinggi sekitar 1,65 meter yang berada di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) tepatnya di Desa Talang Padang, disebut-sebut sebagai benda peninggalan bersejarah asli masyarakat Kabupaten Empat Lawang.

Hal tersebut diakui langsung oleh Camat Paiker Kabupaten Empat Lawang H. Indera Supawi, S.E, M.Si, Ia mengatakan batu yang dinamakan Batu Sembahyangan dan Batu Jelapang memang bernilai sejarah tinggi untuk Kabupaten Empat Lawang, menurut ceritanya adalah batu tersebut tempat persinggahan, peristirahatan dan sholat dari Nenek Moyang atau lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Nek Puyang Kedung Sakti Besemah Besak.

Dikatakan Supawi, sejak Ia masih kecil sudah mengetahui tentang cerita batu sembahyang tersebut. Diuraikannya secara rinci, dahulu kawasan Pasemah Air Keruh dikuasai Puyang Suku Rejang dan kemudian dikuasai oleh Puyang Kedung Sakti dari suku Besemah Besak.

“Masih nampak di atas batu tersebut bekas telapak kaki puyang kedung sakti. Kalau batu jelapang, baru sekarang saya tahu dari cerita masyarakat. Masyarakat sudah banyak yang mengetahui bahwa batu-batu tersebut bernilai sejarah dan bukan batu sembarangan atau keramat,” ungkapnya

Bahkan dahulunya pula batu-batu tersebut sempat dijadikan masyarakat sebagai tempat tarak atau semedi. Oleh sebab itu pula Ia menuturkan sebagai pemerintah di daerah setempat dan putera asli daerah, Ia merasa terpanggil untuk mengangkat cerita batu-batu tersebut agar Dinas terkait di Kabupaten Empat Lawang dapat melestarikan batu tersebut, terlebih dapat dijadikan sebagai objek wisata.

Supawi berharap agar dinas maupun pihak terkait dapat meneliti dan mengkaji keberadaan batu-batu tersebut sehingga dapat dicatat sebagai sejarah perjalanan kehidupan manusia terutama di kawasan Kabupaten Empat Lawang.

“ Disamping itu pula dari keberadaan batu-batu tersebut itu masyarakat akan mengetahui bahwa sejak dulu masyarakat Besemah Besak pada umumnya dan Pasemah Air Keruh Khususnya sudah mempunyai peradaban yg tinggi,” pungkasnya

Lebih lanjut Supawi mengungkapkan, gunan mempromosikan Batu Sembahyangan dan Jelapang ini agar diketahui masyarakat Ia telah mengekspose informasi ini melalui pesan singkat whatsapp hingga grup yang ada Bupati Kabupaten Empat Lawang.

“Mereka akan berencana kesini untuk meneliti bersama Dinas Pariwisata dan dinas pendidikan Kabupaten Empat Lawang termasuk arkeolog juga berkenan hadir melihat langsung, kedepan batu ini akan menjadi pengetahuan wawasan generasi berikutnya dan ini akan dicatat sebagai barang bersejarah. sehingga kedepannya pantaslah untuk dijadikan kunjungan wisata disamping alam yang indah,” pungkasnya