PALEMBANG,HS – Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariswisata Sumatera Selatan, Irene Camelyn Sinaga, mengharapkan walikota palembang segera memberikan izin untuk menyelenggarakan festival sriwijaya tahun 2017 yang digelar di perelatan benteng kuto besak (BKB),

“Ya, belum mendapatkan izin dari walikota Palembang sampai saat ini juga,” ujar Irene usai rapat persiapan festival sriwijaya, bertempat dipemprov sumsel Kamis (10/8/2017),

Ia juga mengatakan, bahwa untuk pelaksanaan Festival Sriwijaya Tahun 2017 yang akan diadakan pada 22 Agustus hingga 28 telah dipersiapkan, walaupun persiapan telah disiapkan secara matang, untuk tempat yang akan dipakai pada Festival Sriwijaya yakni BKB, belum mendapatkan izin dari Walikota Palembang Bapak Harnojoyo,

“Apalagi seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Sumsel sangat mengingikan festival ini digelar di BKB, “katanya

Irene juga saat ini sudah mengetahui surat edaran dikeluarkan oleh Walikota Palembang yang berisikan tentang tidak boleh ada transaksi jual beli di area BKB, Namun pihaknya berpendapat bahwa Festival Sriwijaya yang telah masuk tiga besar terpopuler di Indonesia hanya menampilkan pagelaran seni budaya se-Sumsel, bukan untuk bertransaksi tunai,

“Kita juga beberapa waktu lalu telah, mengadakan rapat kepada seluruh Kabupaten/Kota termksud di Kota Palembang juga ikut dalam rapat itu dan seluruh kabupaten/kota yang hadir disana memohon untuk kesediaan Walikota untuk memberikan izin di acara festival sriwijaya di BKB,” jelasnya

Ia juga menambahkan, jika tidak diberikan izin untuk memakai BKB, pihaknya telah menyiapkan tempat alternatif lain yang telah disediakan. Akan tetapi tempat tersebut sangat terbatas untuk panggung penyelengaraan Festival Sriwijaya yang akan dihadiri seleruh Kabupaten/Kota Se-sumsel,

“Ya, Kalau memakai tempat ini yang lain pasti akan tidak enak dilihat dikarenakan ini adalah kegiatan yang besar dan kita akan mengecilkan panggung dikarenakan tempatnya tidak cukup besar kalau di BKB itu sangat besar dan megah,” tegasnya (MDN)