PALEMBANG,HS – Belum diresmikan oleh Pemerintah namun Fly Over Simpang Keramsan sudah menjadi kotor akibat coretan cat semprot yang dilakukan oleh orang tidak dikenal.

Dari pantauan wartawan, bahwa di bagian dinding dan aspal jalan FO Keramasan di bagian atas penuh dengan coretan cat semprot dengan berbagai warna. Tak hanya itu, ketika berada di atas pun banyak muda-mudi yang asik nongkrong di tengah jalan FO, padahal seharusnya belum boleh ada kendaraan dan orang yang boleh melintasi FO ini sebelum dilakukan Uji tes dan Peresmian.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 14 proyek Fly Over Simpang Keramasan, Darwis Melalui Asisten PPK 14 Andre Budi Lukito, mengatakan pihaknya telah mengetahui jika ada pencoretan yang dilakukan orang di badan dan Aspal FO.

Menurutnya, jika pencoretan ini dilakukan sejumlah siswa/siswi yang sedang melakukan perayaan kelulusan sekolah di atas FO.

“Ya, kalau di lihat dari banyak nya warna mungkin ini waktu perayaan kelulusan dan mereka merayakanya di atas FO,” ujarnya Selasa (8/5/2018).

Ia juga mengatakan, jika sebenarnya FO keramasan ini belum boleh di lalui karena masih akan dilakukan tahap pengujian oleh tim Lab Fungsi dari Jakarta, dan terakhir dilakukan Serah Terima Pertama atau Provisional Hand Over ( PHO) antara Kontraktor Pelaksana dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), bila berakhir masa Pemeliharaan, maka dilakukan Final Hand Over (FHO) atau Serah Terima Akhir.

“Proses ini rencananya akan dilakukan sebelum bulan puasa, sekarang tinggal menunggu tim uji lab Fungsi dari Jakarta. Setelah dua proses ini selesai, baru FO bisa di lewati,” katanya

Lanjutnya, sebenarnya pihaknya dan pihak kontraktor pembangunan FO sudah memasang Barier Beton setinggi satu meter untuk menutup akses FO, akan tetapi entah bagaimana ke’esokan harinya selalu saja bisa terbuka dan kembali di lalui masyarakat.

“jika pencoretan ini terus terjadi pihaknya akan mengambil langkah tegas dengan melaporkanya pada pihak berwajib. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera agar pencoretan ini tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika Coretan di FO rencananya akan di tutup dengan melakukan pengecatan ulang, akan tetapi pengecatan dilakukan setelah semua pengerjaan pembangunan FO selesai.