JAKARTA,HS – Belum genap satu tahun menjabat sebagai Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), beragam penghargaan terus menghampiri H. Herman Deru. Kali Ini Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru kembali meraih penghargaan Nugra M Jasadharma Pustaloka, penghargaan  tertinggi yang diberikan Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) kepada pihak-pihak yang dianggap memberikan kontribusi besar bagi pengembangan perpustakaan, literasi dan minat baca di daerahnya.

Bertempat di Ballroom Jakarta Theater, Tidak hanya Gubernur Provinsi Sumsel yang berhasil menerima penghargaan,  Duta Literasi Provinsi Sumsel Hj. Percha Leanpuri, B.Bus MBA dan Bunda Baca Kabupaten Musi Rawas Dr. Hj. Noviar Marlina Gunawan juga tak ketinggalan berhasil menyabet penghargaan bergengsi Nugra Jasadharma Pustaloka untuk kategori tokoh masyarakat .

Malam penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka dikemas dalam balutan konsep hiburan bertajuk “Gemilang Perpustakaan Nasional” dengan menghadirkan performance dari Anji, Kahitna, dan Hanin Dhiya. Gemilang Perpusnas 2019 sendiri dipandu host Ersa Mayori dan Indra Herlambang.

Gemilang Perpustakaan Nasional 2019 dihadiri oleh MenpanRB, Gubernur, Bupati, Wali Kota, Kepala Dinas Perpustakaan, Duta Baca Nasional dan daerah, pegiat minat baca dan literasi, organisasi profesi, dan mitra perpustakaan.

Untuk diketahui, Nugra Jasadarma Pustaloka 2019 diberikan untuk kategori lomba pustaka, lomba bercerita (story telling), lomba perpustakaan sekolah tingkat SMA/SMK/MA, lomba perpustakaan umum desa/kelurahan, pustakawan berprestasi, pelestari naskah, birokrat, tokoh masyarakat, masyarakat, jurnalis, media massa, dan lifetime achievement.

Ditemui usai menerima penghargaan tersebut, Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan oleh Perpustakaan Nasional RI. Menurutnya penghargaan ini sebagai bukti Pemerintah Provinsi Sumsel berkomitmen untuk mengembangakan minat baca di seluruh elemen masyarakat, terutama masyarakat yang ada di pelosok Provinsi Sumsel.

“Alhamdulillah ini semua bukti  kerja Pemprov Sumsel untuk membangun dan mengembangkan minat baca masyarakat. Provinsi Sumsel mendapat penilaian baik, Penghargaan ini akan kita jadikan sebagai motivasi untuk berbuat dan berkarya lebih baik lagi ke depannya,” ungkapnya bangga

Saat ini pula, dikatakannya Pemprov Sumsel tengah gencar-gencarnya memgembangkan dan merealisasikan fasilitas internet masuk desa serta taman bacaan rakyat hingga ke daerah terpencil di Provinsi Sumsel.

Tak lupa pula dalam kesempatan ini Ia mengucapkan selamat atas penghargaan yang juga diterima oleh  dua wanita penggiat pengembangan perpustakaan antara lain Duta Literasi Provinsi Sumsel dan Bunda Baca Kabupaten Musi Rawas.

“Saya juga mengucapakan selamat dan  bersyukur bahwa Duta Literasi Sumsel dan Duta Baca Musirawas juga mendapatkan penghargaan bergengsi dari Perpusnas RI,” pungkasnya

Sementara Kepala Perpustakan Nasional RI Muhammad Syarif Bando mengatakan,
Pembinaan kegemaran budaya membaca merupakan modal dasar untuk memperbaiki kondisi indeks pembangunan manusia.

Perpustakaan adalah media penerang terhadap perkembangan intelektual masyarakat. Perpustakaan yang timbul dari keinginan masyarakat akan menjadikan kegiatan di perpustakaan berjalan dengan baik. Masyarakat juga akan mendapatkan nilai tambah.

“Nugra Jasadarma Pustaloka tidak sekedar piagam dan piala, tetapi kesejahteraan masyarakat sebagai dampak nyata penguatan literasi adalah penghargaan dan piala yang sesungguhnya,” tuturnya