PALEMBANG,HS – Sebanyak 40 ton lebih  logistik bantuan kemanusiaan dari masyarakat Sumatera Selatan yang berhasil dihimpun dalam  Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumsel untuk korban banjir bandang Bengkulu diberangkatkan.
Bantuan logistik tersebut diberangkatkan
menggunakan lima truk lewat jalur darat  dilepas langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bertempat di  halaman rumah dinas Gubernur  Griya Agung Palembang, Jumat (3/5) petang.
“Bantuan logistik dari masyarakat Sumatera Selatan ini kita harapkan dapat  meringankan beban saudara kita pasca bencana banjir disertai lonsor beberapa hari lalu,” ungkap Herman Deru.
Dikesempatan ini  Herman Deru mengaku  bangga atas kepedulian anak muda di Sumsel  yang tergabung dalam ACT yang dinilainya sangat  peduli  akan nasib para korban banjir dan tanah longsor Bengkulu yang masih bertetangga dengan Sumsel.
 “Saya bangga dengan kalian. Dari kejauhan saat akan  masuk ke Griya Agung ini. saya haru sekali sudah ada
lima truk yang membawa bantuan siap diberangkatkan menuju Bengkulu,” tambah Herman Deru.
Herman Deru menambahkan apa yang dilakukan  kalangan anak muda Sumsel yang tergabung dalam relawan ACT merupakan pekerjaan yang mulia.
“Sesuai dengan namanya Aksi Cepat Tanggap. Kita dituntut cepat tanggap dengan kejadian yang ada disekitar kita. Hari ini kita melepas bantuan masyarakat Sumsel yang dikumpulkan oleh ACT. Karena ini amanah ACT juga harus  menjaga kepercayaan masyarakat,” tandasnya sembari mengucapkan  terima kasih pada ACT dan para  donatur yang telah menyumbangkan  hartanya untuk meringankan beban warga Bengkulu yang tengah kesusahan.
Sementara itu Kepala Cabang ACT Sumsel, Ardiansyah mengatakan sebanyak 40 ton bantuan logistik yang dikirimkan pada hari ini menggunakan  lima truk yang merupakan bentuk kepedulian para dermawan yang ada di seluruh Indonesia khususnya masyarakat Sumatera Selatan.
“Kelima  truk  yang mengangkut bantuan logistik tersebut masing-masing memuat  8 ton logistik yang terdiri dari sembako yakni beras, minyak goreng, biskuit, air  mineral serta sejumlah kebutuhan lainnya,” jelasnya.
Untuk diketahui akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Bengkulu pekan lalu  setidaknya menyebabkan puluhan  orang meninggal dunia dan sejumlah infrastruktur rusak berat serta ribuan warga terpaksa mengungsi ketempat yang  dianggap aman.