Foto (Ist)

MUARA ENIM, HS – Duka mendalam menyelimuti rumah duka Di RT 01 Karang Endah Utara Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim di kediaman Prajurit Kodam II/Sriwijaya Sersan Satu (AnM) Ricson Edi Bin Suwardi Sutan Basa yang gugur saat mengamankan unjuk rasa di Kabupaten Deiyai, Papua, Rabu lalu.

Menurut Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan di Palembang, Kamis (29/8) jenazah prajurit yang bertugas di Batalyon Kaveleri 5/DPC Karang Endah, Muara Enim ini menurut jadwal akan tiba malam ini di Palembang dan selanjutnya akan dibawa kerumah duka  Karang Endah.

“Jadi rencananya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan KusumaBangsa Prabumulih karena berdekatan”,kata Kapendam.

Kapendam mengatakan, almarhum gugur di medan perjuangan saat mengamankan demo di kantor Bupati Deiyai, Papua, sehingga dimakamkan di Taman Makam Pahlawan dengan upacara militer.

Kasdam Brigjen TNI Syafrial akan menyambut kedatangan jenazah dan selanjutnya akan berangkat ke rumah duka untuk disemayamkan. Jenazah akan dimakamkan Jumat,(30/8) .

Almarhum  dinaikkan pangkat setingkat lebih tinggi karena jasanya gugur saat menjalankan tugas negara menjadi Sertu (AnM).

Dijelaskan Kapendam, prajurit Kodam yang bertugas di Papua dan Ambon ada sekitar 85 orang dari berbagai kesatuan. Suami Endang Susilawati ini berangkat 2 Juli 2019 lalu dan sebenarnya tugas di Papua selama satu tahun tetapi baru sekitar tiga bulan bertugas terjadi permasalahan yang tidak diinginkan tersebut.

Berdasarkan informasi,Ayah dua anak kelahiran 1981 ini merupakan seorang  pelatih bola di kesatuaannya maupun diluar kesatuannya. Bahkan menurut warga sekitar ia seorang prajurit yang merakyat dan kerap terjun langsung bersama masyakarakat dalam hal bergotong royong jika ia tidak bertugas . ” Ya, kami turut berduka ,dan semoga pengabdiannya selama menjadi Prajurit TNI , akan mendapatkan tempat yang layak disisi Tuhan Yang Maha Esa, serta bagi keluarga yang berduka diberikan kesabaran dan ketabahan,” ucap AjN warga setempat