medium_b980d32938316f943861f94f6eee19dc

PALEMBANG, HALUAN SUMATERA – Pasca absennya  penyerang anyar milik Sriwijaya FC Alberto Goncalves kala menjamu Arema Cronus dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (14/8) karena akumulasi kartu, kini Beto mengaku siap bermain maksimal saat bertemu tuan rumah Bali United di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali, Jum’at (19/8).

Pemain asal Berazil ini mengaku sangtat termotivasi untuk meraih poin penuh saat Laskar Wong Kito menantang anak asuh Indra Syafri , mengingat pada laga sebelumnya Beto harus absen dan hanya bias menyaksikan rekan-rekannya bermain di lapangan.

“Saya sudah belajar banyak dari pengalaman kemarin, meski hingga saat ini saya tidak habis fikir mengapa mendapat kartu kuning saat melawan PS TNI sehingga harus absen lawan Arema,”jelas Beto.

Saat SFC ditahan imbang Arema, Penyerang yang tercatat sebagai pemain pertama yang menciptakan quattrick dalam satu pertandingan ini mengaku sangat gemas ingin bermain untuk membantu rekan se-teamnya berjuang di lapangan agar bias meraih kemenangan.

“Saya sudah berlatih keras sebelumnya dan sangat ingin bermain di setiap pertandingan, karena tahu bahwa hanya kemenangan SFC bias terus bersaing memperebutkan gelar juara,” tegasnya.

Ambisi Beto untuk membawa SFC merqaih poin penuh di Bali cukup beralasan, pasalnya pemain andalan Laskar Wong Kito belakangan ini performanya semakin meningkat.

“Kami tidak pernah ragu dengan SFC, kami terdiri dari pemain berpengalaman,berkualitas, dan banyak dihuni pemain muda yang berbakat,”ujar Beto.

Menurutnya, saat ini semua pihak harus bekerja keras secara bersama-sama, baik saat berlatih maupun saat bertanding agar Sriwijaya FC bias meraih gelar di akhir musim.

Saat menjamu Bali United, beto mengungkapkan jika dirinya ingin mengulang kembali memori indah saat mencetak gol kala SFC bertemu bali United dalam turnamen Piala Bhayangkara beberapa waktu lalu, dan berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-4.

“Tapi sekarang sudah berubah, saya juga tidak pernah mempercayai rekor pertemuan, dan jika ingin menang harus kerja keras,”ungkapnya. (And)