HUNGARIAN GRAND PRIX F1/2010 -  BUDAPEST 01/08/2010 - START © FOTO ERCOLE COLOMBO

NEWYORK, HS – John Malone, miliarder asal USA yang menjadi pemilik Liberty Media diketahui telah mengambil alih bisnis balapan jet darat Formula One (F1). Dikabarkannya, kesepakatan tersebut terjadi Rabu (7/9) lalu dengan nilai transaksi fantastis, yakni 4,4 miliar dolar AS atau senilai Rp 57 triliun.

Kesepakatan tersebut, yang melibatkan uang, pertukaran utang dan penerbitan saham baru Liberty Media Group, mewakili nilai ekuitas 4,4 miliar dolar AS dan membuat nilai perusahaan F1 menjadi 8,0 miliar dolar AS (sekitar Rp 104,6 triliun).

“Kami sangat gembira menjadi bagian dari Formula One,” kata Presiden dan Pemimpin Eksekutif Liberty Media, Greg Maffei.

“Kami rasa perspektif jangka panjang kami dan keahlian dengan aset media dan olahraga akan memungkinkan kami menjadi pengurus Formula One yang baik serta menguntungkan penggemar, tim dan pemegang saham kami,” katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Setelah berbulan-bulan pembicaraan, Liberty setuju mempertahankan Bernie Ecclestone, dalang di balik evolusi F1 menjadi bisnis olahraga miliaran dolar dalam 40 tahun. Ecclestone ditunjuksebagai salah satu pemimpin eksekutif F1.

Liberty juga menunjuk Chase Carey, wakil kepala 21st Century Fox, sebagai pemimpin baru perusahaan itu.

Liberty Media Group akan mengambil alih olahraga balap legendaris tersebut dengan membeli 100 persen kepemilikan pemegang saham pengendali Delta Topco dari CVC Capital Partners, grup investasi asal Inggris yang membeli ke F1 pada 2005.

Liberty sudah menunjukkan minat ke beberapa bisnis olahraga dan hiburan, termasuk tim Atlanta Braves Major League Baseball. (HS)