Foto (Ist)

PALEMBANG,HS – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kota Palembang berpotensi terkena bencana angin puting beliung dalam waktu dekat. Bahkan, kecepatan angin yang terekam melalui alat BMKG mencapai 33 knots atau sekitar 60 km/jam dengan curah hujan sebesar 14,0 mm.

“Palembang berpotensi besar terkena bencana angin puting beliung bahkan Kecepatan angin terpantau 60 KM/Jam, dengan kondisi itu sangat besar berpotensi terkena angin puting beliung,” kata Kasi Data dan Informasi BMKG Kenten Palembang, Nandang, Selasa (26/3).

Nandang mengatakan dengan kecepatan angin saat ini berdasarkan skala dampaknya dapat merusak atap, pohon dan bangungan yang belum standar terhadap angin kencang diatas 30 Knots.

“Untuk daerah yang potensi terjadinya puting beliunh bisa memungkinkan terjadi di daerah Bertopografi Landai seperti Palembang dan daerah bertopografi landai berlereng lainnya,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya Juga memprediksi puncak musim hujan di Wilayah Sumsel diprediksi akan berlangsung hingga akhir bulan Maret 2019. Meski demikian, hujan di Maret curah hujan di bulan ini masih masuk dalam kategori normal.

Dengan kondisi tersebut pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tetap mewaspadai kondisi di daerah yang berpotensi rawan banjir, tanah labil, jalan licin dan daerah datar/landai lereng yg berpotensi Angin kencang.

“Kami imbau warga agar berhati-hati saat berkendara karena jalan licin.  Selain itu,  ketika berteduh jangan berada di bawah pohon atau bangunan tinggi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Senin (25/3) hujan deras disertai angin kencang yang melanda Palembang membuat beberapa fasilitas umum seperti halte Trans Musi, puskesman, dan rumah warga hancur dilanda hujan deras disertai angin kencang. Baliho dan pohon-pohon pun ikut tumbang. Namun, atas kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa.