img_20160923_111109

Asisten II bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel, Yohannes H Toruan,Senin (26/9)

PALEMBANG,HS – Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Memprediksi akan Butuh Dana Rp.1.7 triliun untuk mempercepat pembangunan jalan Disumsel Menjelang Asian games 2018 nanti.

“Dana tersebut nantinya akan diusulkan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin ke Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat RI untuk mendukung Pelaksanaan Asian Games di Sumsel,”ujar Asisten II bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel, Yohannes H Toruan usai menerima kunjungan pejabat baru unit pelaksana teknis/balai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI di Sumsel, Senin (26/9)

Dia juga menambahkan, rincian tambahan dana Rp 1,7 triliyun tersebut diantaranya, pembangunan jalan pendekat ke Musi IV, Musi VI, Overlay dari Soekarno Hatta ke Jakabaring dan berbagai kegiatan lainnya.
Dirinya menerangkan, dana tersebut tentunya berbeda dengan dana multiyear yang dilakukan pada tahun 2016 ini, seperti pembangunan Jembatan Musi IV, Musi VI, dan berbagai kegiatan yang dilakukan pada tahun ini.

“Untuk tahun 2016 ini, dana untuk pembangunan multiyear yakni sekitar Rp 1,5 triliyun, jadi nantinya dana multiyear tersebut tetap diberikan dan kami mengusulkan penambahan Rp 1,7 triliyun lagi,” kata dia

Dia menambahkan, menjelang Asian Games ini pembangunan di Sumsel harus dipercepat. Namun, tentunya dalam percepatan ini sendiri diperlukan dana tambahan karena itu diperlukanlah bantuan tambahan dana agar pelaksanaan dapat dikerjakan secepatnya.

“Kami akan usulkan dana Rp 1,7 triliyun tersebut secepatnya agar pada tahun 2017 setiap pembangunan tambahan dapat dilakukan,” tegasnya

Lanjutnya. memang perlu adanya penambahan pembangunan agar kondisi jalan di Sumsel dapat lancar. Seperti contoh, pada pembangunan Jembatan Musi VI. Jika tidak dibangun jalan pendekatnya ke Musi VI maka kemacetan akan tetap terjadi. (MDN)