Bupati Empatlawang, H Syahril Hanafiah SIP

EMPATLAWANG, HS – Kebijakan beralihnya SMA dan SMK ke Pemerintah Provinsi memberi dampak yang signifikan, termasuk permasalahan guru honorer (-red). Guru Honorer SMA dan SMK di Kabupaten Empatlawang menginginkan adanya Surat Keputusan (SK) dari Bupati Empatlawang.

Bupati Empatlawang, H Syahril Hanafiah SIP mengatakan untuk mewujudkan keinginan puluhan guru SMA dan SMK tersebut tanpaknya sulit, sebab Bupati tidak bisa mengeluarkan SK dimaksud “Tetapi prinsipnya saya akan membantu semampu saya untuk para guru honorer,” ucap Bupati kepada wartawan.

Bupati menambahkan jika permintaan guru honor adalah SK Bupati maka dirinya tidak bisa memberikan karena status defenitif dirinya sebagai Bupati Empatlawang baru didapat belum lama ini. “Kalau SK saya tidak bisa buat tetapi mungkin nanti bentuknya surat tugas, itupun kalau bisa,” tambahnya.

Syahril meminta agar guru honor SMA dan SMK tetap mengajar meski belum ada kejelasan.”Kita secara pemerintahan sudah tidak bisa memberikan honor kepada mereka (guru honor) namun tetap ada solusinya karena guru honor sangat dibutuhkan, Disdik harus secepat mungkin menyelesaikan permasalahan guru honorer ini jangan sampai berlaru-larut kalau bisa dibantu,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DISDIKBUD) Empatlawang, Agusni Efendi meminta guru honorer tingkat SMA dan SMK tidak terkontaminasi dan terprovokasi lantara melihat di daerah lain ada pendataan terhadap guru honorer, maka ikut-ikutan meminta didata juga tanpa mempelajari jalan ceritanya,” tegas Kadisdikbud. (ELW)