MUARAENIM, HS – Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Muaraenim dalam  mengembangkan pelaku usaha, khususnya pedagang musiman di bulan Ramadan. Bupati Muaraenim, Ir H Muzakir Sai Sohar, membuka secara resmi Pasar Ramadan dalam rangka bulan suci Ramadhan 1438 Hijriah di Terminal Bus Kota, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pasar 1, Kecamatan Muaraenim. Pasar Ramadan Muaraenim dibuka sejak Sabtu (27/5).

Bupati Muaraenim, Ir H Muzakir Sai Sohar hadir didampingi istri, Hj Shinta Paramitha Muzakir SH MHum, Wakil Bupati, H Nurul Aman SH, Sekretaris Daerah, Ir H Hasanudin MSi, Ketua Dharma Wanita, Linda Hasanudin, Kapolres AKBP Leo Andy Gunawan, Kabag Humas Protokol, H Rinaldo SSTP MSi, dan Kepala Dinas Sat Pol PP Linmas, Riswandar SH, dan Kepala Dinas Perdagangan, Syarfuddin SSos MSi.

“Pedagang silahkan berjualan dan  menempati tenda-tenda yang sudah difasilitasi Pemkab Muaraenim selama bulan suci Ramadan 1438 H dan tidak dipungut bayaran apapun,” ujar Bupati Muaraenim dalam kata sambutannya.

Kepada pedagang, bupati juga menghimbau selama berdagang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Muaraenim terutama yang berpuasa, agar senantiasa menjaga kebersihan, ketertiban dan kenyamanan di lingkungan Pasar Ramadan.

“Selain itu jangan menggunakan zat-zat berbahaya, seperti bahan pengawet, zat pewarna yang dilarang. Jangan hanya menjual barang dagangan asal cepat, murah dan tahan lama tapi menggunakan bahan yang berbahaya. Karena sewaktu-waktu Pemkab dan BPOM akan melakukan sidak  tes makanan yang dijual di Pasar Ramadhan ini,“ ungkapnya.

“Berdaganglah dengan jujur sehingga tidak menimbulkan penyakit atau berdampak tidak baik dengan menyediakan menu dagangan bagi yang ingin berbuka puasa,” tegas H Muzakir Sai Sohar.

Pada kesempatan itu, Bupati Muaraenim juga mengajak masyarakat muslim hendaknya memperbanyak syiar agama Islam, dengan meramaikan masjid dengan kegiatan – kegiatan agamis,
untuk memuliakan masjid dan langgar dengan menjalankan tarawih dan tadarus Al Qur’an.

“Mari kita manfaatkan bulan suci ini dengan memperbanyak ibadah dan pahala sehingga apa yang kita kerjakan lebih baik dari tahun sebelumnya, “ajak Muzakir Sai Sohar.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Muaraenim, Syarfuddin SSos MSi mengatakan, agenda ini rutin dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan merupakan tradisi yang sangat positif, terutama dalam rangka memenuhi keperluan kaum muslimin untuk penyediaan menu berbuka puasa.

“Fasilitas yang kita siapkan selain tempat juga tenda. Semuanya tidak dipungut biaya, alias gratis,” kata Syarfuddin.

Adapun pedagang yang mengikuti Pasar Ramadhan ini sebanyak 70 orang yang terdiri dari pedagang makanan kecil, lauk pauk, buah-buahan dan lain-lain. Kegiatan pasar Ramadhan tahun ini berlangsung dari 27 Mei hingga H-2 lebaran.

Syarfuddin menambahkan, sebelumnya Dinas Perdagangan juga telah melaksanakan Sembako Murah pada   17 dan 18 Mei 2017 bertempat di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Semende Darat Laut, dan di Desa Panang Jaya, Kecamatan Gunung Megang. “Rencana lebaran nanti akan menyelenggarakan kegiatan sembako murah pada tgl 14-15 Juni 2017 di Desa Tanjung Bunut, Kecamatan Belido Darat dan Desa Sugihwaras, Kecamatan Rambang,” jelasnya.

Salah seorang pedagang, Ane (52) mengaku sangat senang dengan adanya Pasar Ramadan ini. Menurutnya Pasar Ramadan ini setiap tahunnya selalu ditunggu pedagang, ia berharap ke depan Pemkab bisa mengajak seluruh pedagang untuk berdagang di satu tempat dan tak ada lagi yang berjualan di pinggir jalan.

“Memang sudah kami tunggu-tunggu. Kedepannya semoga Pemkab bisa mengajak seluruh pedagang makanan untuk berkumpul di satu tempat. Selain semakin ramai, juga untuk penataan.
Yang jualan di pinggir jalan ditertibkan. Minta mereka berkumpul disini, dijadikan satu tempat khusus untuk berjualan makanan,” harapnya. (EDW)