Muratara,HS- Pada peletakan batu pertama pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Muara Rupit. Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) bersama PT PLN (Persero) unit induk Sumatera Selatan Bupati H M Syarif Hidayat menyampaikan 2019 Muratara terang benderang

Peletakan pertama pembangunan GI sudah dilakukan di Muara Rupit dilakukan di Desa lubuk rumbai baru, Kecamatan Rupit.

Bupati Muratara H M Syarif Hidayat menyampaikan peletakan batu GI ini sudah selesai. Pertama ia mengucapkan terimakasih kepada pihak PLN telah mensuport

“tadi saya berbincang dengan Subagsel PLN. Insyalla pada pertangan 2019 tidak ada lagi masalah PLN ini,”ujarnya

Sambungnya, bagi warga Muratara saya beritahukan atas bantuan ini, 82 Desa tujuh Kelurahan. Bahwa pembangunan berjalan dengan baik.

Ia menjelaskan ada kasus di Muba, Sumsel pencurian terhadap tiap tower. Maka ia berharap tidak terjadi di Muratara

“mari kita jaga aset ini. Ini aset Negara punya kita,”ajaknya

Ditambahnya, warga yang lebih dekat dengan pembangunan, mari kita awasi, sampai selesai. Mari kita sama sama menjaga.

Ditempat yang sama, Dady Murihno, Sumbagsel PLN menyampaikan,
Ucapan terimaksih kepada pemda yang telah melakukan hibah serta warga yang sudah merelah tanahnya di hibahkan.

“pembangunan GI ini, dan transmisinya sudah kami wacanakan tahun 2014,”ucapnya

Ia menceriakn, pembangunan GI harus melakukan survei pelangan. Karena modal pembanguann pln besar.

“itu prmikiran yang lama, namun semenjak 2015, zaman bapak jokowi giat membangun infrastruktur, kita juga giat membangun PLN, “ujarnya.

Sambungnya, kami sangat supres, pemda serta warga sudah membantu pembanguanan ini. Seraya mengucapkan akam optimis ini akan berjalan baik melihat antusias warganya sangat semangat.

Ia menjelaskan, kehadiran PLN akan berdampak baik kepada warga.
“anak anak sekolah rajin belajar karena terang, masih banyak kebaikan yang lain,”jelasnya

Pada kesempatan itu juga, ia mengharapkan apa yang sudah terjadi di Muba tidak terjadi di Muratara, karena akibatnya sangat Patal.

“mari kita sama sama menjaga pembangunan, karena angarannya 200M. Itu tidak sedikit,”kata Dady

Ditambahnya, estimasi pekerjaan akan selesai dalam waktu delapan bulan. Itu kalau tidak ada kendala dalam proses pembangunan.