MADINAH,HS – Memasuki masa persiapan Arafah, Muzdalifah dan Mina (ARMINA), bus shalawat berhenti beroperasi. Penghentian operasionalisasi bus shalawat ini sesuai dengan peraturan pemerintah Arab Saudi.

Demikian bunyi pengumuman yang disampaikan pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Senin (5/8/2019).

Bus shalawat itu akan berhenti beroperasi selama sembilan hari. Yakni terhitung mulai tanggal 6 Agustus hingga 14 Agustus 2019.

“Pada tanggal 15 Agustus 2019 bus shalawat akan beroperasi kembali seperti biasanya,” bunyi pengumuman itu lagi.

Selama bus shalawat tidak beroperasi, jamaah haji dihimbau agar tidak bepergian ke Masjidil Haram. Sebaliknya, jamaah cukup mencari masjid terdekat di sekitar pemondokan untuk melaksanakan shalat berjamaah.

Selama ini bus shalawat memang menjadi angkutan primadona jamaah haji. Bus AC yang beroperasi 24 jam non stop dan tidak berbayar (gratis) ini siap antar jemput para jamaah dari pemondokan ke Masjidil Haram.

Meski tak jarang harus berdesak-desakan bahkan harus rela berdiri, terutama saat menumpang di waktu-waktu padat yakni satu jam menjelang dan sesudah shalat fardu, para jamaah selama ini merasa sangat terbantu dengan adanya bus shalawat ini. Mereka bisa pergi dan pulang kapan saja karena tidak perlu khawatir akan ketetsediaan bus. (Rill)