Foto : ist

PALEMBANG,HS – Rio Adi Pratama, 29 tahun, sudah jauh-jauh hari menyiapkan hunian masa depannya sebelum melepas masa lajang.

Bagi pria yang berprofesi sebagai jurnalis ini, memiliki rumah adalah target yang mesti ia capai sebelum menempuh hidup baru. Maka, sejak usia 24 tahun atau 5 tahun lalu Rio telah menyicil kredit pemilikan rumah (KPR).

“Saya ambil rumah subsidi, sebelum nikah sudah terpikir untuk punya rumah sendiri,” katanya.

Kini Rio tak lagi single, ia telah berumah tangga setelah meminang kekasihnya sekitar 2 bulan lalu. Bagi Rio, keputusannya untuk menyisihkan gaji sejak 5 tahun lalu untuk membayar KPR adalah tepat.

“Sekarang cicilannya sudah jalan 5 tahun, dan sisa 10 tahun lagi karena ambil tenor yang 15 tahun,” kata pria yang memiliki hunian di Kawasan Sematang Borang, Kota Palembang itu.

Rio merupakan salah satu milenial di kota metropolis Palembang yang menjadikan rumah tak hanya sebagai hunian juga investasi jangka panjang.

Industri perbankan pun menilai kalangan milenial merupakan segmen yang berpotensi tinggi menyerap KPR.

Salah satunya BNI Syariah Palembang. Saat ini bank syariah itu semakin ekspansif menyasar generasi milenial untuk produk KPR-nya.

Pemimpin Cabang BNI Syariah Palembang Rivelino Satya Nugraha mengatakan pihaknya telah meluncurkan program Tunjuk Rumah.

“Produk KPR kami punya banyak keunggulan dan memudahkan milenial dalam memiliki hunian,” katanya.

Sementara ini produk KPR milenial BNI Syariah baru sampai tenor maksimal 20 tahun tetapi nanti akan ada yang jangka waktunya lebih dari 20 tahun untuk milenial.

Kelebihan program Tunjuk Rumah dibanding program lain yaitu adanya harga spesial atau tarif khusus, cicilan tetap sampai akhir cicilan serta kemudahan lainnya yaitu bebas biaya administrasi, bebas biaya KPR, bebas biaya taksasi, dan bebas denda.

BNI Syariah juga mendapat dukungan dari 300 developer yang tergabung di beberapa asosiasi perumahan.

“Kami memberikan pilihan masing-masing kepada calon end user dalam menentukan pilihan rumah terbaiknya. Agar nasabah dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing,” ujar Rivelino.

BNI Syariah mendukung program pemerintah terkait satu juta rumah dengan menyelenggarakan program Tunjuk Rumah.

Tunjuk Rumah adalah program yang ditujukan bagi calon nasabah terutama generasi milenial yang ingin mempunyai rumah idaman yang sesuai keinginan.

“Milenial hanya perlu menunjuk salah satu rumah atau apartemen yang tersedia pada developer yang sudah bekerjasama dengan BNI Syariah,” kata Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi dalam siaran pers.

Untuk saat ini secaa nasional ada sekitar 1.000 developer aktif yang bekerjasama dengan BNI Syariah.
Target program Tunjuk Rumah sampai dengan akhir periode tahun ini yaitu Rp1,4 triliun. Sementara realisasi serapan telah menembus angka Rp766,7 Miliar, programnya berlangsung sejak tanggal 20 Januari 2020 sampai dengan 30 Juni 2020. Adapun untuk cabang Palembang sudah menyalurkan KPR senilai Rp50 miliar.(RN)