PALEMBANG,HS-Masalah narkoba sudah merupakan masalah Nasional, karena masalah narkoba sudah ada dimana-mana termasuk di sekolah.

Untuk memutuskan mata rantai pengguna narkoba ditingkat pelajar di Sumsel, Duta Anti Narkoba Sumatera Selatan (Sumsel), Hj. Lury Elza Alex Noerdin, SH, LLM terus melakukan upaya sosilasiasi anti narkoba ke sekolah-sekolah tingkat SMA di Sumsel salah satunya di sekolah unggulan SMA Plus Negeri 17 Palembang.

Pada kesempatan pertama sosialisasi ini, Lury mengajak peserta didik untuk memerangi narkoba dan rokok dengan berbagai kegiatan positif seperti kegiatan eskul yang dilakukan di sekolah.

Ia juga berpesan kepada peserta didik untuk menyampaikan tentang bahaya narkoba ini kepada teman-temannya di sekolah dan di lingkungan rumah
Kendati demikian, ungkap Lury, pencegahan narkoba di kalangan pelajar juga diperlukan partisipasi berbagai lembaga terkait seperti pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel dan masyrakat umum maupun sekolah.

“Pelajar-pelajar di Sumsel ini perlu diberikan asumsi yang positif kalau narkoba itu dapat merusak generasi muda, Pelajar merupakan generasi penerus pembangunan Sumsel agar lebih maju,”ujarnya

Sementara itu, Kepala SMA Plus Negeri 17 Parmin, S.Pd.MM menyampaikan ucapan terima kasih kepada Lury Elza Alex Noerdin, selaku Duta Anti Narkoba Sumsel, beserta narasumber yang menyempatkan hadir untuk menyampaikan materi tentang bahaya narkoba dan memotivasi peserta didik SMA Plus Negeri 17 untuk memerangi narkoba.

Salah satu upaya pencegahan narkoba di lingkungan sekolah juga dilakukan dengan kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh pihak sekolah maupun dukungan dari orang tua siswa. Oleh karena itu pihak SMA Plus Negeri 17 selalu mengadakan berbagai kegiatan ekskul yang menunjang kreativitas siswa.

“Banyaknya kreativitas yang dilakukan oleh siswa salah satu upaya untuk mencegah penggunaan narkoba dari kalangan pelajar, kewaspadaan bahaya Narkoba sudah harus diberikan pencerahan kepada anak-anak usia sekolah agar tidak terpengaruh pada lingkungan.

“Mayoritas Narkoba itu banyak dilakukan anak-anak usia sekolah yang tinggal di jalanan. Sangat bahaya kalau tidak diberikan pencerahan dan kegiatan,” Pungkasnya (HSN).