Fitrianti Agustinda dan H Ahmad Zulinto terlihat mengenakan pakaian adat marga Siregar

  • H Ahmad Zulinto Dinobatkan Bapak Pendidikan

PALEMBANG, HS – Komunitas Batak Sriwijaya (KOMBATS) yang bermukim di perantauan Palembang menyaksikan dan merasakan betul  lini pembangunan yang diwujudkan oleh H Harnojoyo dan Fitrianti Agustinda selaku walikota dan wakil walikota Palembang. Sebagai tanda kasih atas kepedulian dan keseriusan kepala daerah, itu kini memeroleh anugerah kehormatan adat yang bergelar Boru Siregar. Itulah aksi nyata penghargaan warga perantauan Batak untuk pemimpin yang mereka sayangi dan cintai.

Akhir April 2017 bertabur kehormatan di Jalan Panahan, Kampus 1, Palembang. Bagi orang-orang Batak perantauan, mungkin saja H Harnojoyo dan Finda ‘sepasang’ pemimpin negeri yang berkenan di hati. Paling tidak, ada kepantasan bagi duo pemimpin itu menyandang gelar kehormatan adat Boru Siregar. Siapa lagi yang menghargai pemimpin kalau bukan rakyatnya? Nampaknya petuah ini pun masih dipegang teguh oleh KOMBATS.

Dan, bermula dari buah kegigihan serta kerja keras yang sedang dijalankan oleh H Harnojoyo dan Fitrianti Agustinda Wakil yang biasa disapa Finda, masyarakat tanah Batak yang terhimpun di KOMBATS menganugerahkan gelar adat untuk pemimpin tersebut.

“Terimakasih yang tak berhingga saya ucapkan pada Komunitas Masyarakat Batak Sriwijaya. Sebab, saya dan Ibu Fitrianti Agustinda kini sudah jadi bagian dari marga Siregar. Penghargaan ini sangatlah berarti untuk kami. Dan, tidak akan bisa kami balas,” Harnojoyo begitu terharu ketika hadir di Forum KOMBATS, Sabtu 29 April 2017.

Setelah dinobatkannya Harnojoyo dan Fitrianti Agustinda sebagai keluarga marga Siregar diharapkan terjalin hubungan silaturahmi persaudaraan dan kekeluargaan yang baik dengan keluarga besar KOMBATS yang berdomisili di perantauan Palembang.

“Jangan pernah bosan memberikan kami petunjuk. Teruslah kawal kami dan bantu kami dalam mewujudkan kota Palembang hingga menjadi kota Emas yang di 2018,” Harnojoyo mengajak.

H Harnojoyo menyaksikan prosesi penyerahan Kehormatan Adat dari pengurus KOMBATS

Maju P Simanjuntak Sekretaris KOMBATS Sumsel kepada HALUAN SUMATERA menyampaikan, adapun orang-orang penerima gelar kehormatan adat Boru Siregar secara langsung mereka pun akan jadi keluarga besar dari masyarakat KOMBATS.

“Gelar kehormatan adat itu hanya diberikan atas jasa dan kinerja Beliau untuk masyarakat banyak. Ada tiga orang panutan yang pantas diberikan gelar adat,” cetus Maju P Simanjuntak yang kini  Kepala SMP Negeri 52 itu.

Sehelai kain ulos dan gelar yang menjadi lambang orang Batak menghiasi tubuh Harnojoyo. Pun rasa bahagia yang sama dirasakan oleh Finda saat berpakaian adat Boru Siregar—penghargaan dari KOMBATS.

“Untuk H Ahmad Zulinto sendiri dinobatkan sebagai Bapak Pendidikan warga Batak. Dengan diberikan semua gelar itu, berarti kami seluruh anggota KOMBATS mendukung penuh Palembang EMAS 2018 dan berjanji akan menyukseskan Asian Games 2018 mendatang,” Maju P Simanjuntak berkomitmen. (RINALDI SYAHRIL DJAFAR)

 

a