• Peserta lomba tari kreasi saat unjuk kebolehan di atas panggung

PALEMBANG, HS – Cintailah seni dan kebudayaan sampai ke kecamatan-kecamatan. Dan,  kinilah saatnya warga di kota ini untuk bergandeng tangan saling menjaga nilai seni dan budaya.

Tak kurang dari 100 peserta lomba Gebyar Ekspresi De’Kape 2017 memadati halaman Kantor Camat Ilir Barat 1. Sebagian dari mereka ada yang masih berusia pelajar, mahasiswa, mahasiswi, dan para ibu-ibu.

“Alhamdulillah, Dewan Kesenian Palembang coba menjalankan fungsinya sebagai konseptor dan mitra dari pemerintah kota Palembang. Siapa lagi yang mencintai seni budaya kalau bukan kita..?,” ungkap Vebri Al Lintani, Ketua DKP saat Launching Gebyar Ekspresi De’Kape 2017 di halaman kantor Camat Ilir Barat 1, Sabtu (4/4).

Di depan undangan yang hadir dan peserta lomba Gebyar Ekspresi De’Kape 2017, Vebri optimistis DKP bersiap menciptakan iklim berkesenian yang kondusif.

“Kita (seniman-red) tidak dihargai lagi, itu pertanda buruk seni budaya kian ditinggalkan. Insyaallah sehabis Gebyar Ekspresi De’Kape nanti setiap kecamatan memiliki kelompok-kelompok seni. Jika ada 10 orang saja anak muda yang tergabung di kelompok seni, itu artinya akan ada 160 orang generasi muda yang terselamatkan,” sambung Vebri.

Vebri Al Lintani, Ketua DKP

Gayung pun bersambut. Drs Rachmat Maulana Camat Ilir Barat 1 menyampaikan, kegiatan Gebyar Ekspresi De’Kape 2017 sangat bermanfaat dalam menyelamatkan aset seni budaya tradisional.

“Terimakasih banyak untuk warga kecamatan Ilir Barat 1 dan Bukit Kecil. Kami mohon maaf bila fasilitas kami cukup terbatas. Untuk DKP, kami juga berkeinginan lomba ini hendaknya tetap kita pertahankan di tahun depan,” dituturkannya.

Kebanggaan pun terpancar jelas di raut wajah Ir Sudirman Teguh. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang yang mewakili walikota Palembang berpendapat, dengan adanya Gebyar Ekspresi De’Kape 2017 akan mampu menumbuhkan semangat kegotongroyongan dan rasa kebersamaan.

“Dulu, semua permainan anak-anak. Dan, sewaktu kecil yang namanya permainan itu melibatkan banyak orang. Saya kira lomba-lomba yang digagas lewat Gebyar Ekspresi De’Kape 2017 ini adalah cikal bakal kegotongroyongan,” Sudirman berkata.

Bila berkaca dari sejarah masa lampau, ucap Sudirman, kota Palembang identik dengan kota kecil.

“Makanya, coba sesekali saudara main ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin 2. Alhamdulillah kita tidak kalah dengan kota-kota lainnya di Nusantara,” dijelaskan Sudirman.

Sudirman Teguh, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang

Persis pukul 10.35 WIB, acara Gebyar Ekspresi De’Kape 2017 pun resmi dibuka. Ini ditandai dengan penabuhan bedug oleh Asisten 1 kota Palembang yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Ir H KM Isnaini, Camat Ilir Barat 1 Palembang, event organizer, dan Fir Azwar Kepala SMA Negeri 10 Palembang, dan perwakilan KNPI kota Palembang. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan lomba mewarnai, menggambar, memasak, tari kreasi, baca puisi, dan perlombaan lain.

Sehabis Ilir Barat 1 dan Bukit Kecil. Silakan Anda nantikan Gebyar Ekspresi De’Kape 2017 berikutnya di kecamatan Anda. Saatnya Anda daftar dan persiapkan yang matang. Selamat berlomba…! (RAO)