unnamedPALEMBANG,HS – Puluhan SKPD Yang Realisasi anggaran Yang masih rendah atau Di Bawah 60 persen Atau Beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Sumsel masuk dalam kategori berkinerja buruk,

hal ini terlihat dari catatan yang dimiliki kantor Wilayah Ditjen Pembendaharaan Provinsi sumsel atau Berdasarkan online monitoring span dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kanwil Sumbagsel.

Inilah SKPD Serapan dibawah 60 persen:
1. Disperindag 20 persen
2. Dinas Peternakan 23,3 persen
3. Dinas Pertanian TPH 27 persen
5. Dinas Pendidikan 31,9 persen
6. Kesbangpol 33,3 persen
7. Dinas Kehutanan 39,5 persen
8. Sekretariat Daerah 45 persen
9. Dinas Kesehatan 45,5 persen
10. Dinas Sosial 48,5 persen
11. Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan 48,6 persen
12. Dinas Perkebunan 53,4 persen
13. BLH 54,3 persen
14. Disbudpar 57,2 persen
15. Badan P3A 59,4 persen

Serapan diatas 60 persen :
1. BP3MD 68 persen
2. Dinas PU CK 68,8 persen
3. Badan Pusda 69,4 persen
4. Dinas Kelautan dan Perikanan 76,2 persen
5. Dispora 77,3 persen
6. Badan Arsip Daerah 80,5 persen
7. Badan Ketahanan Pangan 83 persen
8. Dinas Koperasi dan UKM 93,9 persen
9. Bappeda 63 persen

Angka realisasi penyerapan, per Rabu, 23 November 2016. Berdasarkan data per satuan kerja (Satker). Masih banyak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang realisasi penyerapan anggarannnya dibawah 60 persen.

Kepala Ditjen Perbendaharaan Kanwil Sumbagsel, Sudarso menyampaikan, ada beberapa SKPD yang realisasi serapan anggaran masih cukup rendah. Sampai triwulan ketiga (September) harusnya realisasi anggaran mencapai 60 persen

Sampai dengan akhir tahun 2016. Sudarso optimis SKPD dilingkungan Pemprov Sumsel bisa mencapai kinerja rata-rata 90 persen keatas. Pihaknya juga menyanyangkan capaian tersebut selalu dilakukan pada akhir tahun.

“Idealnya, output itu semakin cepat semakin baik,” tegasnya saat ditemui, kamis (24/11).(MDN)