PALEMBANG,HS – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan mengungkapkan jika Telur Ras dan Daging Ras penyebab terjadinya Deflasi di Februari 2018 ini, yakni sebesar 0,06%.

Hal ini merupakan hasil pengamatan dari dua kota besar di Sumatera Selatan, di Kota Palembang dan Lubuk Linggau

Kepala BPS Sumsel, Yos Rusdiansyah menjelaskan, indikator Deflasi berasal dari kelompok bahan makanan. Meski ada juga dari kelompok itu yang mengalami kenaikan seperti beras, cabai merah walaupun masih terbilang kecil. Artinya walau naik namun masih dinilai lebih rendah jika dibandingkan dengan telur dan daging ayam ras.

“Jadi selain kelompok makanan, Kelompok Transportasi berupa penurunan tarif angkutan udara juga berkontribusi pada terjadinya Deflasi di Sumsel,” ujarnya.

Menurutnya, BPS setiap bulan selalu melakukan pemantauan terhadap 318 Komoditas. Sehingga meski salah satu Kelompok Komoditas, seperti beras naik walau rendah tapi kelompok lain alami penurunan lebih banyak maka akan turun mengerek ke bawah secara total.

“Inilah daya tarik yang membuat Deflasi. Kita berharap mudah-mudahan harga beras bisa terkendali,” pungkasnya

Kata Yos, Telur Ras dan Daging Ayam Ras menjadi indikator Deflasi diyakini karena banjirnya stok dipasaran sehingga dapat memenuhi semua permintaan konsumen.