PALEMBANG,HS – Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno berkunjung ke pusat pelatihan UMKM, Rumah Siap Kerja di kota Palembang, Jumat (12/4).
Dalam kesempatan ini, Sandi mendengarkan langsung keluhan para pengrajin songket. Dimana selama ini, kesejahteraan pengrajin songket khas Palembang dinilai kurang dapat perhatian.
Dengan harga songket yang bisa mencapai hingga Rp20 juta, upah para pengrajin hanya Rp200 ribu. Upah ini berlaku untuk semua jenis songket. Sementara pembuatan bisa memakan waktu hingga lebih dari satu pekan.
“Dengan harga songket yang jutaan rupiah, saya rasa pengrajin layak mendapat upah lebih. Apalagi songket ini merupakan kain khas Palembang,” kata Sandi.
Sebagai solusi, Sandi menyebutkan jika pengrajin yang memiliki keterampilan dalam membuat songket bisa membuka usaha dan memasarkan sendiri produk buatannya.
Namun untuk memasarkannya itu tentu harus butuh bantuan modal. Dan peningkatan ekonomi ini juga menjadi perhatian dirinya bersama Prabowo Subianto jika terpilih jadi pemimpin di 2019.
“Ekonomi memang menjadi konsen kita. Kita akan berikan perhatian terhadap pengrajin songket agar dapat meningkatkan kesejahteraannya sehingga Rumah Siap Kerja bisa membuat 2 juta penganguran berkurang dalam waktu Lima tahun kedepan,” ujar Sandi.
Sementara itu, Ketua Panitia, M Akbar Alfaro mengatakan Rumah Siap Kerja nanti akan menjadi salah satu program Prabowo – Sandi jika terpilih menjadi Presiden Indonesia. Dengan adanya Rumah Siap Kerja ini dirinya berharap bisa menggaet pelaku usaha di Sumsel untuk  mendukung Prabowo – Sandi.
“Rumah Siap Kerja ini memang berbasis kegiatan menyentuh di lapangan dan bukan hanya teori saja tetapi juga praktek langsung. Rumah Siap Kerja ini bisa berkontribusi membawa kemajuan perekonomian di sumsel,” tutupnya