PALEMBANG,HS – Blantika musik Indonesia kembali bergeliat, dengan dirilisnya Album Perdana milik seniman Kota Palembang, Iir Stone bertajuk “Apa Adanya” di cafe 4 sore Jalan Cipto kawasan Kambang Iwak Kecik Palembang pukul 20.00 WIB.

Acara berlangsung penuh keakrapan  tersebut dipandu oleh Jemmy dan Opi dihadiri seniman, musisi Palembang, aktivis lingkungan, sahabat dan keluarga.

Bagi yang ingin memiliki CD album Apa Adanya yang cover albumnya berupa lukisan sketsa oleh seniman Palembang Ushak Ismada tersebut dapat membeli di lokasi acara dengan harga Rp. 40 ribu.

Pembuka oleh Dirut band yang digawangi Rian (gitar), Indah (vokal) Hafis (akordion) dan Endik (celo) dengan lagu Berjudul Lantai Hitam, Halona (keberuntungan) dan lagu bertema kritik sosial lainnya yang ditutup dengan Lagu untuk Cinde. (Terhapusnya sejarah lama).

Disusul dengan penampilan Duo Candi Banaspati yang digawangi Bram Prasetio (vokal/gitar) dan Bowok (suling) yang suksrs menghipnotis pengunjung dengan lagu-lagu berbahasa Basemah yang diiringi musik bernuansa batang hari sembilan.

Puncaknya, Iir Stones yang sukses tampil dengan gitar tunggal membawakan lagu-lagu dari albumnya yang sebagian bertema kritik sosial. Dari masalah pasar Cinde hingga tentang Medsos.

Nampak juga hadir Fir Azwar yang merupakan sosok paling berjasa bagi seorang iir Stones selama proses terciptanya lagu tersebut.

Menurutnya, bagi ia sosok iir ialah sebagai seniman palembang dan banyak menciptakan lagu.

“Bagi saya sosok. Iir Stoned adalah sosok seniman yang sangat gigih dalam berkarya dan tidak cuma banyak mencipta lagu, namun juga seorang. Iir juga banyak menghasilkan tulisan lain seperti puisi, Dan karena itu semua. Iir pantas mendapatkan semua ini,” jelasnya