Wabup PALI, Ferdian Andreas Lacony bersama Dandim 0404 Muaraenim, Letkol Inf. Jamaludin ketika meninjau langsung tanah hibah untuk akses dua jalan

PALI, HS – Demi kepentingan pembangunan akses dua jalan di Kabupaten PALI, tepatnya akses jalan menuju Komplek Handayani-Talang Ojan dan Handayani-Bandara eks Stanvac, sebanyak 34 Kepala Keluarga (KK) yang memiliki lahan di kawasan Komplek Handayani, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI secara ikhlas menghibahkan lahan miliknya.

Hibah tanah tersebut dilakukan atas bentuk partisipasi dan keihklasan seluruh warga guna meningkatkan perluasan akses jalan, dan faktor utama dengan dibukanya jalan baru otomatis kawasan tersebut cepat berkembang, juga meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Sebelumnya, akses jalan di kawasan sudah ada, namun bisa dikatakan jalan setapak dengan ukuran 3 sampai 4 meter akses jalan yang digunakan oleh warga beraktivitas seperti ke kebun. Jalan yang dibuka dan dilakukan pelebaran tersebut Komplek Handayani-Talang Ojan lebih kurang dengan panjang 7 kilometer (km) lebar 4 meter  dan Handayani-Bandarada eks Stanvac lebih kurang panjang 12 km dan lebar jalan lebih kurang 6 meter.

“Ini wujud kepedulian warga sekitar, yang mau menghibahkan tanahnya untuk membuka dan pelebaran jalan,” kata Dandim 0404 Muaraenim, Letkol Inf. Jamaludin, Selasa (21/2) usai acara peninjauan dan pembukaan jalan baru.

Jamaludin juga mengatakan  untuk membuka akses jalan tersebut pengerjaanya dilakukan secara gotong royong oleh anggota Kodim 0404, bekerjasama dengan Pemkab PALI.

“Ini tugas pokok TNI dalam hal ini Karya Bhakti TNI. Sebagai wujud kepedulian TNI membantu pemerintah dalam membangun daerah,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati PALI, Ferdian Andreas Lacony menjelaskan, pembukaan akses jalan dan pelebaran tersebut terwujud atas kerjasama yang baik dari masyarakat yang sudah mau menghibahkan tanahnya untuk akses jalan.

Pihaknya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh warga, ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian warga dan mendukung pemerintah dalam membangun daerah.

“Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah mau menghibahkan tanahnya,” terang Ferdian.

Dijelaskannya, pihaknya bekerjasama dengan TNI sudah melakukan pendataan, sejak dua bulan lalu, pengukuran dan Selasa (21/2) mulai dilakukan pembukaan dan pelebaran jalan dengan cara gotong royong. Untuk saat ini masih dalam tahapan pembukaan, tidak tertutup kemungkinan kedepan jalan dilakukan pengecoran atau pengaspalan.

“Dua bulan lalu sudah dilakukan pendataan, dan hari ini dimulai pengerjaannya, Dinas PU BM dan anggota TNI,” terang Ferdian seraya mengatakan, ini merupakan salah satu contoh bagi masyarakat yang ada di PALI maupun daerah lain, karena selama ini pihak pemerintah mengalami kesulitan terkait pembebasan jalan lahan untuk akses jalan. (MAN)