PALEMBANG,HS – Tol Palembang – Indralaya (Palindra), sepanjang 22 kilometer segera akan menerapkan tarif baru pada Desember 2018 nanti. Hal ini dikatakan Kepala Cabang Operasional Tol Palindra, Darman Edison saat melakukan sosialisasi tarif tol Palembang-Indralaya Kamis (20/9/2018).
Menurutnya, adanya penerapan tarif ini bukan berarti tarif tol menjadi naik nominalnya. Melainkan ruas jalan tol yang sejak awal belum dipasang tarif kini akan diberlakukan tarif.
“Selama ini hanya di seksi I yakni gerbang tol Palembang dan gerbang tol Pemulutan yang berbayar. Sekarang kita akan memasang tarif tol pada gerbang tol Palembang hingga gerbang tol Simpang Indralaya,” ujarnya
Ia menerangkan, hal itu dikarenakan tol tersebut dibangun secara tidak bersamaan sehingga seksi I yang sudah selesai dikerjakan dipasang tarif lebih dulu. Adapun tarif tol pada saat itu hingga 20 September yakni golongan I Rp781 per kilometer, golongan II Rp1.106, golongan III Rp1.497, golongan IV Rp1.888, dan golongan V Rp2.278.
Sementara pada 21 September 2018, tarif tol sudah ditetapkan untuk gerbang tol Palembang hingga Indralaya.
“Ini bukan naik tarif tapi diberlakukan tarif baru. Karena selama ini pengendara yang melintas tol, bahkan ruas tol hingga ke Indralaya (tol fungsional) masih menggunakan tarif seksi I. Ini yang perlu diketahui masyarakat, bahwa tidak ada kenaikan tarif tol,” pungkasnya
Ia mengatakan, untuk golongan I tarifnya per kilometer Rp911, golongan II Rp1.367, golongan III Rp1.367, golongan IV Rp1.822, dan golongan V Rp1.822. Diakuinya, dengan adanya penerapan tarif ini tentu akan membuat kuantitas pengguna tol menurun.
“Jika selama ini ada sekitar 14.000 unit kendaraan yang melintas tol. Namun diprediksi ada penurunan hingga 50 persen usai diberlakukan tarif. Namun kita yakin shocking bagi pengendara setidaknya hanya satu minggu, setelahnya akan kembali seperti biasa. Karena tol ini menjamin kelancaran, keamanan dan kenyamanan,” tutupnya